Kenaikan Pangkat Brigadir ‘N’ Ditunda


Kamis, 26 Februari 2015 - 19:23:13 WIB
Kenaikan Pangkat Brigadir ‘N’ Ditunda

Karena terbukti melanggar disiplin sebagai seorang per­sonil polisi, Brigadir N dijatuhi hukuman penundaan kenaikan pangkat dua periode dan kuru­ngan selama 21 hari oleh sidang etik Polres Pasaman.

Baca Juga : Ada Buaya Bertelur di Lahan Sawit Milik Warga di Tiku

Kapolres Pasaman AKBP Agung Suryonegoro Widajat menyebutkan, kesalahan Bri­gadir N, karena menjalin hu­bungan asmara dengan kor­ban Dewi Septa Maidona (38) yang notabene sudah bersuami. Sementara, Brigadir N pun telah beristri yang masih sama-sama pasangan sah saat ini.

Selain itu, Brigadir N ada bersama korban Dewi, ketika peristiwa nahas itu terjadi. “Brigadir N disidang disiplin terkait hubungan asmaranya dengan Dewi Septa Maidona,” sebut Kapolres.

Baca Juga : Kematian Karena Covid-19 di Sumbar Bertambah, Total 586 Kasus

AKBP Agung SW me­nam­bahkan, sanksi yang ditim­pakan kepada Brigadir N dalam sidang disiplin itu, tidak menggugurkan kasus hukum atas kematian Dewi.

Bila penyelidikan dan penyi­dikan kasus tewasnya Dewi, mem­buktikan Brigadir N bersalah, maka hukuman pidana tetap berjalan.

Baca Juga : Turun Drastis, Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 44 Orang

“Hukuman yang ditimpakan saat ini, hanya sidang disiplin dari Polres Pasaman. Kasus dugaan pidana tetap berjalan dan sedang didalami penye­lidikannya,” ujar Kapolres.

Sementara itu, dalam sidang kode etik tersebut pihak keluarga korban Dewi, ikut dilibatkan dan menyaksikan proses persidangan.

Baca Juga : Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 24.233 Kasus

Kelurga Dewi datang dengan jumlah 4 orang, yakni ayah Dewi, Muhtar, Toni adinya, Joni sepupu Dewi dan seorang kerabat lainnya.

Dalam persidangan disiplin itu, Brigadir N meminta maaf kepada pihak keluarga Dewi terkait insiden itu.

Usai persidangan Brigadir N sendiri bersumpah di hadapan ke­luar­ga Dewi kalau insiden kematian Dewi itu bukan ia yang melakukan (pembunuhan).

Brigadir N sendiri bersumpah mati atas nama seluruh keluarganya bahwa dia tidak pernah membunuh perawat Dewi.

Sementara itu, Toni (25), adik kandung dari Dewi membenarkan bahwa Brigadir N bersumpah mati. Kendati demikian, pihak keluarga tetap meminta agar kasus ini diung­kap seterang-terangnya.

“Kami ikut menghadiri persi­dangan dan Brigadir N. Dia bersum­pah-sumpah kalau dia tidak mem­bunuh kakak kami,” ujarnya.

Ia sendiri sampai saat ini masih mencari keadilan terkait kematian kakaknya, dan berharap agar kepo­lisian dapat mengusut tuntas kasus itu dengan cepat. (h/col)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]