6 Rampok Dibekuk


Kamis, 26 Februari 2015 - 19:25:29 WIB
6 Rampok Dibekuk

”Keenam tersangka telah beraksi di berbagai tempat di Sumbar. Menurut rencana, sebe­lum penangkapan, para pelaku akan merampok di Kota Pa­yakumbuh serta di Kabupaten Tanah Datar,” ujar Kepala Polisi Resor Payakum­buh AKBP Yulia­ni serta Ka­sat­reskrim AKP Adek Chan­dra , Kamis (26/2) kemarin di Mapolres Payakumbuh.

Para tersangka merupakan warga Kota Padang, yakni Kris­pati alias Kris (30), Mu­ham­mad Saiful (38), Akmal (33), M Tafiq (50), Zimi Zebua (35) dan Erizai (37) yang dilumpuhkan petugas dengan timas panas.

Kapolres menjelaskan, pe­nangkapan berawal dari ada­nya informasi yang diper­oleh anggota Reskrim adanya ka­wanan rampok yang akan ber­aksi di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Kawanan rampok tersebut, sedang dalam perjalanan dari Kota Padang menuju Kota Payakumbuh dengan satu unit mobil pribadi jenis Toyota Avanza bernomor polisi BA 1828 QD warga silver.

”Mereka akan beraksi meng­gasak rumah warga. In­formasi yang cukup valid tersebut, langsung kita tindak lanjuti dan anggota pun kita sebar,”ujar Yuliani.

Setelah mendapati ciri-ciri pela­ku dan juga mobil yang dikendarai kawanan tersebut, Polres Paya­kumbuh langsung berkoordinasi dengan Polres Bukittinggi untuk meminta bantuan untuk meng­gere­bek para pelaku. “Keenam kawanan tersebut, sudah lama men­jadi Target Operasi kita,”ungkap Kapolres.

Polres Bukittinggi, langsung merespon dengan menyebar anggota buser di sepanjang jalan lintas Padang Lua, Agam-Bukittinggi.

Kapolres Bukittinggi AKBP Amirjan mengatakan, setelah ber koordinasi dengan Polres Paya­kumbuh, petugas dari Polres Bukit­tinggi dikerahkan ke kawasan Pa­dang Lua, sekitar pukul 19.30 WIB, karena dari informasi yang didapat, kawanan perampok itu akan melin­tasi Padang Lua dengan meng­guna­kan kendaraan roda empat.

Benar saja, setelah menunggu lama, mobil Avanza dengan nomor polisi BA 1828 QD yang dikendarai pelaku melintas di Padang Lua. Namun tak mau gegabah, petugas menunggu waktu yang tepat untuk melakukan penangkapan dan lebih memilih membuntuti laju kenda­raan kawanan pencuri itu.

“Dari kawasan Padang Lua, tersangka melaju memasuki Kota Bukittinggi dan berbelok menuju kawasan Lapangan Kantin. Di sana, mereka juga sempat menaikkan 2 orang dan langsung menuju ke arah Payakumbuh. Saat itu kita langsung bergabung dengan Polres Paya­kumbuh,”ujar AKP Albert Zai.

Sesampainya di kawasan Padang Tarok Kecamatan Baso Kabupaten Agam, tidak jauh dari kampus IPDN Bukittinggi,mobil itu berhenti di salah satu rumah warga, dan tak lama kemudian terlihat empat kawanan pencuri yang berada dalam mobil tampak ke luar dan ingin masuk dalam rumah tersebut. Seli­dik punya selidik, ternyata rumah itu adalah rumah kawanan pencuri itu juga dan di dalam rumah itu ada dua pelaku lainnya yang rencananya akan dibawa dalam melakukan aksi pencurian.

Tak mau membuang waktu la­ma, petugas dari Polres Bukittinggi yang telah bergabung dengan Polres Paya­kumbuh akhirnya menyergap pelaku ketika pelaku dalam keadaan lengah. Namun salah seorang pelaku berusaha untuk kabur dari kejaran petugas.

Tanpa ampun, pelaku yang ingin melarikan diri itu akhirnya ditem­bak dan membuat pelaku lemah tak berdaya. Peluru bersarang pada bagian pinggang sebelah kiri dan membuat pelaku harus digotong ke RSAM Bukittinggi.

“Kondisi pelaku yang tertembak sudah melakukan operasi kecil dan hingga Kamis sore sudah mulai membaik.

Untuk lima pelaku lainnya telah diserahkan ke Polres Payakumbuh, karena tidak ada Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian di Bu­kittinggi, sementara ada beberapa TKP pencurian di Payakumbuh yang pelakunya adalah mereka yang ditangkap itu,” jelas Amirjan.

Ketika diintrogasi petugas di Mapolres Payakumbuh, lima dari enam tersangka mengakui sudah melakukan aksi perampokan di 4 lokasi di wilayah hukum Payakum­buh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Pelaku pernah menjalankan aksi di wilayah hukum Padang.

”Ada 4 TKP yang sudah digasak tersangka. Yakni di Kelurahan Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kelurahan Tanjung Pauh Kecamatan Payakumbuh Barat, Kelurahan Payobasung Kecamatan Payakumbuh Timur dan Kecamatan Suliki di Kabupaten Limapuluh Kota,”ujarnya.

Sejumlah barang bukti hasil ram­pokan, turut diamankan petugas Polres Payakumbuh. Yakni berupa satu unit TV LCD 34 inci, 1 unit laptop, 1 unit sepeda motor serta satu unit mobil avanza. Begitu juga, sejumlah peralatan untuk menja­lankan aksi, turut disita berupa kunci T, obeng dan benda tajam berupa  linggis.

Saat diintrogasi petugas, tersang­ka mengakui akan menja­lankan aksi perampokan berantai. Mulai dari wilayah hukum Payakumbuh dan dilanjutkan di kawasan Kabupaten Tanah Datar.

Satu tersangka yakni Erizai yang dihadiahi timah panas, masih dalam perawatan tim medis RSUD Ahmad Muchtar Bukittingi. “Sampai sore ini, Erizai dalam proses operasi medis untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di bagian atas paha tersangka,”jelas Yuliani.

Keenam tersangka, melanggar pasal 363 undang-undang pidana pencurian dengan pemberatan. “Mereka terancam kurungan pen­jara di atas 6 tahun,” tegas Yuliani. (h/ddg/wan)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]