Dicopet di Angkot, Korban Rugi Rp9 Juta


Ahad, 01 Maret 2015 - 18:51:22 WIB
Dicopet di Angkot, Korban Rugi Rp9 Juta

Namun apa daya, angkot tersebut telah berlalu, akhirnya korban yang bekerja sebagai pegawai kontrak ini tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa melaporkan kejadian naas yang menimpanya ke Polresta Padang.

Baca Juga : 61 Nakes di Puskesmas Andalas Siap Divaksinasi

Kepada Petugas SPKT Polresta Padang, korban menga­takan bahwa saat ia naik angkot di daerah Lubeg, telepon genggam tersebut masih ada di saku bajunya sebelah kiri. Selama di atas angkot ia tidak pernah memainkan alat komunikasi super canggih tersebut.

Namun, setiba di Jalan Bagindo Azis Chan, korban turun dari angkot, dan melanjutkan perjalanannya ke halte bus trans Padang yang berada di lokasi tersebut. Betapa kagetnya korban, saat memeriksa sakunya ternyata telepon genggam kesayangannya sudah tidak ada.

Baca Juga : Perumda AM Kota Padang Ajak Pelanggan Catat Meter Mandiri, Ini Caranya

“Saya sama sekali tidak menyadari bahwa telepon genggam sudah hilang di dalam angkot. Bahkan sama sekali tidak merasa curiga ketika berada di angkot,” ujar korban pada petugas. Menurut korban, pelaku berkemungkinan mengambil teleponnya saat hendak turun dari angkot.

Sementara, Kanit III SPKT Polresta Padang, Ipda Umar Yani, mengatakan bahwa Laporan Korban telah diterima dengan nomor LP/341/K/III/2015/SPKT UNIT III. Selanjutnya akan diteruskan ke Reskrim untuk pengusutan lebih lanjut.  “Kami akan selidiki kasus ini. Mudah-mudahan pelakunya bisa tertangkap secepatnya,” pungkas Umar Yani. (h/mg-fds)

Baca Juga : Vaksinasi di Padang Sudah Bergulir, Nakes: Rasa Cemas Tertular Covid-19 Berkurang

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]