Padang Pariaman, Jadi Kawasan Indusri Kreatif Baru


Selasa, 03 Maret 2015 - 19:03:08 WIB
Padang Pariaman, Jadi Kawasan Indusri Kreatif Baru

“Kota industri kreatif ini berupa industri padat Infor­masi dan Teknologi (IT), dan itu yang saya laporkan kepada Menperin, kalau industri padat karya tidak cocok di Sumbar karena karakter orang Minang yang tidak mau menjadi buruh upahan,” ungkapnya.

Baca Juga : Update Zonasi Covid-19 di Sumbar, Dharmasraya Jadi Daerah dengan Penularan Terendah

Ditambahkannya, per­te­muan kali ini merupakan rapat perdana dengan Disperindag, Dinas Kehutanan, Prasjal­tarkim, Bappeda, Bapedalda, dan pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terkait pem­bangunan kota ndustri ini.

“Untuk lokasi kita sudah minta Bupati Padang Paria­man untuk mempersiapkan lahan seluas 5.000 hektare dan akhir­nya dapat yaitu di sam­ping main stadium atau tepat­nya di samping high grid dan high way Duku - Sicincin,” papar Irwan.

Baca Juga : Potensi Daerah yang Belum Tersentuh Pembangunan Agar Diusulkan Melalui Musrenbang

Ia melanjutkan, total tanah yang dibutuhkan untuk  pem­bangunan kota industri ini mencapai 10.000 hektare na­mun untuk tahap pertama ini dibebaskan 5.000 hektare dengan pengerjaan ditanggung oleh pusat yang dianggarkan di APBN Perubahan.

“Bappeda dengan Dis­pe­rin­dag telah mendatangi Men­perin, setelah itu baru kita akan dipanggil untuk mem­bahas kota industryi ini. Ke­putu­sannya disetuji peme­rintah pusat. Saat ini DPRD tengah mempersiapkan Ren­cana Detail Tata Ruang (RD­TR) yang berkaitan dengan tata ruang,” ucapnya.

Baca Juga : Pemkab Pessel Maksimalkan Pembinaan Koperasi

Dijelaskan Irwan, Pemprov Sumbar telah mendaftarkan semua persyaratan yang di­butuhkan untuk kawasan kota industri ini dan dianggarkan di APBD Perubahan.

“Besok Pemprov akan la­ng­sung turun ke lokasi. Un­tuk Amdal akan diurus oleh Ba­pedalda, RDTR oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU), ter­kait masalah hutan oleh Dinas Kehutanan dan Kabupaten Padang Pariaman kita minta­kan untuk pembuatan Pera­turan Daerah (Perda) nya,” ujar irwan.

Baca Juga : Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 24.182 Kasus

Terkait anggaran pem­be­basan lahan kata Irwan semua dari APBN, jumlahnya ter­gantung luas tanah yang disiap­kan Pemprov Sumbar untuk kota industri ini. “Semua dananya ditanggung APBN,” tegasnya. (h/mg-isr)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]