Diguncang Gempa 6 SR, Warga Sempat Panik


Selasa, 03 Maret 2015 - 19:19:45 WIB
Diguncang Gempa 6 SR, Warga Sempat Panik

Selain Kota Padang dan Pariaman, gempa ini juga dira­sakan di berbagai daerah di Sumbar, di antaranya di ka­wasan Solok, Kabupaten Ag­am, Kota Padang Panjang, Ko­ta Bukittinggi, Kota Paya­kumbuh, Kabupaten Lim­a­puluh Kota dan Pasaman. Bahkan, BMKG juga merilis, gempa tersebut juga dirasakan di kawasan Sibolga Sumatera Utara, de­ngan skala II hingga III MMI.

Meski BMKG merilis gem­­­-pa tersebut terjadi di ka­wasan laut Pariaman, namun Pakar Gempa Sumbar Badrul Mus­tafa menduga, gempa ter­sebut terjadi di bawah kawasan me­gathrust Siberut Mentawai.

Menurutnya, dibutuhkan penelitian lebih lanjut apakah gempa tersebut merupakan pengulangan gempa Pariaman 30 September 2009 lalu, atau gempa tersendiri. Badrul men­jelaskan, masih ada energi gempa sebanyak dua pertiga lagi di kawasan Pariaman, yang akan memunculkan gempa-gempa kecil. Namun jika itu gempa tersendiri, maka ada dua ke­mung­kinan menurut Badrul yang akan terjadi. Ke­mung­kinan pertama memungkinkan terjadinya gempa susulan yang kekuatannya relatif kecil.

“Kemungkinan selanjutnya yang perlu diwaspadai, bisa saja gempa ini merupakan gempa pembuka untuk terjadinya gem­pa yang lebih besar lagi di ka­wasan megathrust Siberut. Na­mun sayangnya, hingga saat ini belum ada teknologi yang bisa memastikan kapan gempa itu akan terjadi. Solusinya ya was­pada saja, dan jangan panik secara berlebihan,” terang Badrul.

Terkait dengan beberapa gempa kecil di Sumbar bebe­rapa hari belakangan ini, Ba­drul menjelaskan, bahwa gem­pa ter­sebut tidak terkait dengan gem­pa 6 SR ini, karena meka­nis­­me gempanya sangat berbe­da.

“Kalau gempa yang di Pa­saman, itu merupakan gempa dari Patahan Sumatera, semen­tara gempa yang terjadi di laut ini, merupakan gempa akibat tumbukan lempeng Indo Australia dengan Lempeng Eu­rasia, persis seperti saat terjadi gempa pada 12 dan 13 September 2007 lalu,” jelas Badrul.

Warga Padang Sempat Panik

Guncangan gempa yang cukup kuat tersebut sempat membuat warga Kota Padang panik, namun beberapa saat kemudian situasi kembali kon­dusif. Irfandi, security yang tengah bertugas di pintu masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil me­nga­takan, keluarga dan tamu pasien sempat panik dan ber­hamburan ke luar gedung RS­UP M. Dja­mil. Namun be­be­rapa saat ke­mudian kembali kondusif ka­rena tidak terjadi gempa susulan. “Saat gempa semua pe­ngunjung berhamburan ke luar ruangan. Sedangkan pasien masih dita­han di ruangan da­lam status waspada. Selang beberapa saat kemudian situasi kondusif kem­bali dan ke­luarga pasien kembali ke rua­ngan masing-masing,” ucapnya kepada Haluan.

Meskipun begitu, Irfandi mengatakan bahwa dua pasien yang tengah dirawat di ruang penyakit dalam sempat dibawa ke halaman rumah sakit. Per­mintaan untuk membawa pa­sien ke halaman rumah sakit datang dari keluarga pasien yang merasa cemas akan ter­jadinya gempa susulan dengan kekuatan besar

Pantauan serupa juga ter­lihat di beberapa kantor pe­merintahan dan swasta yang berada di jalan-jalan utama Kota Padang. Seperti di Kantor Gubernur Sumbar, Polda Sum­­bar, Kantor Bank Central Asia, PDAM Kota Padang, Kantor POS Padang dan Ru­mah Sakit Rumah Sakit Ten­tara Dr. Reksodiwiryo.

Anif (25), salah seorang warga yang tengah berada di kantor Pos Padang mengaku kaget dan cukup panik saat terjadinya gempa, tapi ia me­ngaku tetap bertahan di lokasi sam­bil melihat perkembangan situasi. “Tadi saya sedang lihat-lihat lowongan kerja di papan lowongan kantor POS ini, tiba-tiba gempa dan saya lari ke tepi jalan raya. Untungnya tak ter­jadi gempa susulan sehingga saya putuskan kembali ke papan pengumuman,” ucap Anif.

Sebelum gempa 6 SR ini terjadi, pada Selasa (3/3) pagi sekitar pukul 05.51 WIB, gem­pa berkekuatan 3,9 SR meng­guncang wilayah 15 kilometer barat laut Pasaman Barat di lokasi 0.33 LU-99.80 BT di kedalaman 10 kilometer. Pada Senin (2/3), gempa 3,0 SR juga terjadi di wilayah 34 kilometer barat laut Pasaman sekitar pukul 14.45 WIB dengan lo­kasi 0.68 LU-99.93 BT, di keda­laman 10 kilometer. (h/wan/mg-isq)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]