Panen Durian Gunungrajo Semusim Rp 3 Miliar


Selasa, 03 Maret 2015 - 19:26:34 WIB
Panen Durian Gunungrajo Semusim Rp 3 Miliar

Satu mobil memuat antara 1.000 hingga 1.200 buah du­rian. Jumlah itu ujarnya belum termasuk durian yang dijual masyarakat ke Pasar Padang Panjang serta yang dibeli  lang­sung ke Gunungrajo. Juga belum termasuk yang dimakan dan hadiah bagi kerabat dan dunsanak dari daerah lain.

Baca Juga : RSUD Tapan Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19 Pada Lintas Sektor

Tentunya penjualan durian jika diperkalikan,  15 mobil x 1.000 buah x Rp 10.000 = Rp 150 juta. Maka dalam 20 hari musimnya dari mulai ‘lareh’  jatuh dari batangnya atau ma­tang hingga ‘langkeh’  habis lareh semua adalah Rp 150 juta x 20 hari = Rp 3 miliar.

Bagi pemilik batang durian banyak bisa bisa mengum­pulkan dana penjualan durian Rp 1 juta sehari. Tak heran jika banyak sepeda motor baru bermunculan di Gunungrajo sebab hasil penjualan durian mereka melimpah ruah, kata Hariadi.

Baca Juga : KKP RI Lepaskan Benih Lobster di Pantai Nagari Sungai Pinang

Selain itu durian juga membawa berkah bagi pemuda di Gunungrajo.  Pasalnya mereka bisa beralih kerja dari tukang ojek menjadi  pedagang pengumpul durian.  Durian itu dibeli ke pondok pondok tempat menunggu durian di ladang. Durian itulah yang mereka jual  lagi ke pedagang yang datang membeli langsung ke Gunungrajo.

Edison Koto, salah seorang pemuda di Gunungrajo menjawab Haluan kemarin  mengaku lega juga. Pasalnya dalam sehari dapat meraup keuntungan antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

Baca Juga : Angka Kematian Karena Covid-19 di Sumbar Mencapai 2,22 %

“Kami hanya mengambil keun­tungan antara Rp 1 ribu hingga Rp 2 ribu saja satu buah durian.  Tetapi daripada mencari uang dengan ojek lebih baik jadi pedagang durian. Ini hanya kesempatan musiman saja.  Alhamdulillah sehari bisa mem­bawa pulang keuntungan antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta”, kata Edison dan diamini  Bonar dan beberapa pemuda yang tengah me­nyak­sikan pedagang memuat durian yang hen­dak dibawa ke Pekanbaru Riau.

Hal serupa juga diakui oleh salah seor­ang pedagang yang datang mem­beli durian ke Gunungrajo.  Selama musim durian di Gunungrajo  turut pula  membawa berkah bagi dia. Dalam seminggu dia bisa  3 sampai dengan 4 kali menjemput durian ke Gunungrajo untuk dijual lagi di Pekanbaru.  Bahkan belum tiba di kotanya durian  sudah habis terjual dan bisa  kembali lagi membelinya ke Gunungrajo.

Baca Juga : Angka Kesembuham Covid-19 di Sumbar Mencapai 91,89 %

“Alhamdulillah durian ini mem­bawa berkah bagi saya” kata peda­gang itu sebelum bertolak menuju Pekanbaru.

Di musim panen durian ini, sejumlah pondok penjual durian bermunculan  di sepanjang jalan Gunungrajo. Mereka menunggu pembeli yang datang langsung ke Gunungrajo.  Ada yang membeli untuk dibawa pulang dan ada juga yang disantap di sana bersama lamang kujuik, makanan yang ter­buat dari beras pulut yang dimasak dengan santan.

Tak hanya itu, pondok-pondok durian juga terdapat di sepanjang jalan utama Padang Panjang menuju Solok. Bahkan  di pusat pasar Padang Panjang berjejer durian asal Gunungrajo dari pagi hingga malam.

“Sayangnya, batang durian sema­kin berkurang akibat terserang penyakit dan ditebang untuk peka­yuan rumah,” kata Armen salah seorang tokoh pemuda Gunungrajo.

 

Laporan: IWAN DN

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]