aSebagian Aktivits Pusat Kota Pindah ke Pinggiran


Rabu, 04 Maret 2015 - 18:47:18 WIB
aSebagian Aktivits Pusat Kota Pindah ke Pinggiran

Walikota Riza Falepi, da­lam tatap muka dihadapan belasan wartawan yang ber­tugas di Luak Limopuluah, Selasa (3/4) me­nga­takan, Pem­ko sudah punya komitmen untuk mengalihkan sebagian aktivitas di pusat kota untuk dibawa kepinggiran, ter­masuk di tepian batang Agam sebagai aktivitas perdagangan dan wisata. Walikota tak ingin sungai Batang Agam seperti Kali Ciliung, sebut Riza.

Baca Juga : Kematian Karena Covid-19 di Sumbar Bertambah 5 Orang

Khusus untuk membenahi tepian sungai Batang Agam, pertengahan tahun lalu, Wali­kota Riza Falepi sudah menan­datangani Nota kese­pahaman antara Pemko Payakumbuh dengan Kementerian PU yang ditandatangani Menteri PU Djoko Kirmanto waktu itu, Dirjen Sumber Daya Air Ke­men­terian Pekerjaan Umum, Dr. Ir. Mohamad Hasan, Dipl. He, dan Walikota Payakum­buh Riza Falepi, ST, MT.

Rencananya, pem­ba­ngu­nan jalan dikedua sisi Sungai Batang Agam, mulai dari Balai Panjang di Kecamatan Paya­kumbuh Selatan, sampai ke perbatasan Kabupaten Lima­puluh Kota, di Kelurahan Kotopanjang Payobasung di Payakumbuh Timur. Sungai Batang Agam salah satu sungai yang melintas di tengah kota Payakumbuh dan akan mem­berikan multiplayer effect jika ditata dan dikelola secara komprehensif.

Baca Juga : Kota Padang dan Tanah Datar Sumbang Pasien Positif Covid-19 Terbanyak di Sumbar

Tekad Pemko untuk men­jadikan Sungai Batang Agam sebagai halaman depan bagi Kota Payakumbuh, kawasan wisata, dan sumber potensi lainnya merupakan impian untuk masa depan dan dapat terwujud melalui dukungan penuh masyarakat Kota Paya­kumbuh, sebutnya. “Kita fo­kuskan penataan kawasan su­ngai Batang Agam dan Penge­lolaan Air baku,”ujarnya.

Selain itu pinggiran kota yang dilirik untuk pe­ngem­bangan kawasan per­dagangan dan pusat pertumbuhan eko­nomi baru adalah Bukit Pan­jang Patah Sambilan di Kelu­rahan Padang Alai, Kecamatan Paya­kum­buh Timur. Kon­sepnya, membangun kawasan pertanian di tengah kota atau Agropolitan.

Baca Juga : Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 23.803 Kasus

Pasangan Walikota Pa­yakumbuh Riza Falepi dan Wawako H. Suwandel Much­tar, juga punya keinginan untuk melanjutkan pembangunan di kawasan Bukik Patah Sam­bilan itu. Karena, menurut walikota, puluhan hektar ham­paran padang luas di daerah setempat, cukup bagus untuk dikembangkan buat lahan per­tanian dan peternakan. (h/zkf)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]