Bupati Berkeliling Daerah Bertemu Masyarakat


Kamis, 05 Maret 2015 - 18:55:31 WIB
Bupati Berkeliling Daerah Bertemu Masyarakat

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Benny Utama meresmikan sejumlah proyek dan menghadiri serah terima jabatan camat di kecamatan yang dikunjungi Bupati tersebut.

Masyarakat bisa lebih maju jika pendidikannya membaik, jaminan layanan kesehatan yang baik dan mudah, pembangunan infrastruktur sebagai pendukung perekonomian, dan peningkatan iman dan takwa masyarakat sebagai landasan spiritual pembangunan, ujar Bupati Benny Utama kepada masyarakatnya di sejumlah kecamatan tersebut.

Baca Juga : Warga Sungai Sapiah Padang Mulai Berdatangan Menyambut Kedatangan Jenazah Angga

Program pendidikan yang dimaksud oleh bupati, dengan program pendidikan gratis sampai tingkat pendidikan menengah. Biaya pendidikan tetap berbayar, namun yang membayarnya adalah pemerintah daerah melalui APBD Kabupaten.

Pendidikan bagi orang tua murid, memang gratis. Tapi sebenarnya tanggungjawab membayar itu yang seharusnya diemban oleh orang tua siswa, namun kini diambil alih oleh pemerintah daerah, katanya.

Baca Juga : GOR H Agus Salim Padang Ditutup, Pedagang: Sabtu dan Minggu Harinya Kami

Untuk program pendidikan gratis ini, telah menyedot Rp16 miliar dari APBD Pasaman. Kendati dibiayai oleh pemerintah daerah, Bupati Benny Utama menegaskan, bukan uang bupati yang membiayai pendidikan gratis tersebut. Melainkan, dengan menggunakan APBD Pasaman yang bersumber dari pajak dan retribusi yang dibayar oleh masyarakat juga.

Membiayai pendidikan gratis ini, adalah dana kita bersama-sama sebagai masyarakat Pasaman. Jadi, jangan anggap ini tidak ada kaitannya dengan kita, sehingga pihak orang tua mengabaikan program yang bagus ini, jelas bupati.

Baca Juga : Layanan Kesehatan Warga Binaan, Rutan Padang Teken MoU dengan Puskesmas Anak Air

Dia pun menegaskan, meski orangtua digratiskan biaya pendidikan, namun kualitas pendidikan tidaklah remeh-temeh (berkualitas rendah-red). Melainkan, mutu kualitas sangat diutamakan.

Kini hanya baju dan tas dan buku tulis, serta ongkos ke sekolah dan biaya makan anak yang dipikirkan oleh orang tua. Jika hal itu pun tidak bisa dipenuhi, bisa dicarikan sumber dana melalui dana zakat atau beasiswa bagi siswa miskin dan siswa berprestasi, terangnya.

Baca Juga : Memasuki Musim Kemarau, Perumda AM Kota Padang Minta Warga Hemat Air

Namun program yang baik tidak akan membuahkan hasil yang lebih baik jika tidak didukung oleh masyarakat. Sebagus apapun konsepnya, namun diabaikan oleh penerima manfaat, maka cita-cita keberhasilan tidaklah tercapai.

Masyarakat sudah harus mendorong anak-anaknya untuk sekolah. Jangan sampai dia berhenti sekolah sebelum tamat sekolah menengah atas sederajat. Bahkan, kalau orang tua mampu maka kuliahkanlah anak-anak itu sampai tamat sarjana, harapnya.

Pentingnya pendidikan yang diprioritaskan untuk membangun Pasaman, karena bagi Bupati, hanya dengan pendidikanlah jeratan rantai kemiskinan dapat diputus. Sekolah tinggi tidak hanya menjadi pegawai saja, namun apapun profesinya haruslah didasari pengetahuan (pendidikan).

Kalau jadi pegawai jadilah pegawai yang berpendidikan, kalau jadi petani maka jadilah petani yang berpendidikan. Dengan pendidikan, biasanya seseorang dapat memecahkan persoalan yang membelitnya dengan baik dan benar, pungkasnya. (h/col).

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]