Pangkalan Angkot Masih Dijaga Petugas


Jumat, 06 Maret 2015 - 19:08:10 WIB
Pangkalan Angkot Masih Dijaga Petugas

Sementara itu, di dalam pang­kalan angkot tampak beberapa petugas Dishub Kominfo me­ngawasi ketertiban angkot dari enam jurusan ini. Beberapa sopir angkot tampak resah menunggu penumpangnya, di sisi lain be­berapa calon penumpang juga berdiri di depan Balaikota Lama menunggu angkot yang lewat.

Baca Juga : Masa Reses DPRD Padang, Irawati Meuraksa Siapkan Program Tepat Guna untuk Masyarakat

Jika dibandingkan dengan hari pertama hingga akhir pekan, masih banyak petugas dari Dishub Ko­minfo dan petugas terkait lainnya, yang turun mengawasi dan mem­berikan arahan pada para sopir dan para penumpang, yang masih be­lum mengetahui kalau angkot jurusan Pasar Raya-Gadut, Inda­rung, Banuaran, Teluk Bayur, Cendana Mato Aia, Aia Manih dan Bungus Teluk Kabung sudah dipin­dahkan ke belakang kantor Ba­laikota Lama.

Dari pengakuan salah seorang sopir angkot, Riki, alasannya me­nu­runkan penumpang di luar pangkalan, karena penumpang tersebut minta diturunkan. Se­mentara saat ia menaikkan pe­numpang di luar pangkalan, dengan dalih terlalu lama jika meng­harapkan penumpang dari pang­kalan saja.

Baca Juga : Ada Perbaikan Pipa Perumda AM Kota Padang di Lubuk Minturun, Siap-siap Tampung Air!

“Penumpang itu yang ngeyel minta turun, kalau tidak ditu­runkan mereka marah-marah. Ibu-ibu ini kan cerewet, makanya saya tidak mau berurusan dengan mereka, ketika mereka minta turun ya saya turunkan saja,” ungkapnya.

Terpisah, saat dihubungi Ke­pala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pangkalan Angkot, Malizar Ade mengatakan, saat ini masih dalam tahap sosialisasi. Oleh sebab itu, anggotanya yang ada di lapangan tidak terlalu keras menindak sopir yang masih membandel ini.

Baca Juga : Tanaman Hias Jenis Keladi Paling Banyak Dicari Emak-emak di Padang

“Lagipula kalau sopir me­naik­kan penumpang di jalan, paling kurang masyarakat tahu tempat seharusnya ia turun dan naik ang­kot tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan, setiap harinya diturunkan sekitar 12 anggota Dishub Kominfo untuk mengatur dan mengawasi di dua titik, yang pertama ada tiga orang mengawasi sekitar Air Mancur dan sembilan orang lainnya ditugaskan menga­was di pangkalan angkot.

Baca Juga : GOR H Agus Salim Padang Ditutup, Masyarakat Beralih Olahraga ke Unand

Ketika ditanya sampai kapan akan dilakukan sosialisasi ini, ia menyatakan, akan menindak tegas sopir yang masih membandel lewat dari tanggal 23 Maret 2015. Itu artinya, tanggal 23 Maret tidak diperbolehkan lagi para sopir menaikkan atau menurunkan pe­numpang di luar pangkalan dan di kawasan yang dilarang.

Dikatakannya juga, jika nanti setelah lewat dari tanggal tersebut dan masih ada sopir yang mem­bandel, maka pihaknya dan be­berapa tim gabungan lainnya, seperti Polresta dan Satpol PP akan menindaklanjuti si sopir.

“Nanti kita akan bentuk tim dengan beberapa pihak, jika masih membandel kita akan lakukan penyitaan dan peringatan lainnya pada sopir,” pungkasnya.

Ia juga berharap kesadaran untuk tertib dan mentaati pera­turan hendaknya timbul dan di­mulai dari diri sendiri, baik itu penumpang maupun sopir angkot. Karena tujuan pemerintah mela­rang hal tersebut, karena faktor keselamatan masyarakat juga. (h/mg-rin)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]