Sebelum Diterapkan, Kepsek dan Guru Harus Paham Inklusi


Ahad, 08 Maret 2015 - 19:54:02 WIB
Sebelum Diterapkan, Kepsek dan Guru Harus Paham Inklusi

“Alhamdulillah ada pe­ningkatan untuk sekolah in­klusi di Padang dan setiap tahunnya kita menargetkan juga harus ada peningkatan,” ujarnya, Minggu (7/3).

Baca Juga : Tanaman Hias Jenis Keladi Paling Banyak Dicari Emak-emak di Padang

Menurutnya, untuk mene­rapkan sekolah inklusi terse­but harus di mulai dari pema­haman kepala sekolah (Kep­sek) dan guru-gurunya terlebih dahulu. Karena, jika pema­haman tersebut sudah ada dan dimiliki, maka tidak akan terjadi kendala-kendala atau sejenis bullying dari teman-temannya yang lainnya.

“Kalau kepala sekolah sudah paham apa itu inklusi, begitu juga dengan para guru, maka mereka akan mantap pula menerangkan dan mem­berikan pemahaman pada anak-anak yang lainnya bahwa semua anak berhak men­dapat­kan pendidikan yang sama dan layak,” ulasnya.

Baca Juga : GOR H Agus Salim Padang Ditutup, Masyarakat Beralih Olahraga ke Unand

Dikatakannya, Anak Ber­ke­­butuhan Khusus (ABK) sa­ma dengan anak-anak pada umumnya, mereka menda­patkan hak yang sama dalam layanan pendidikan. Dengan adanya anak-anak ABK ini banyak memberikan dampak positifnya, yakni memberikan pelajaran pada manusia dewa­sa dan anak-anak bagaimana hidup berdampingan secara sosial dengan anak berke­butuhan khusus. Selain itu, mengajarkan keluarga dan guru bagaimana memper­la­kukan anak-anak ABK, ling­kungan masyarakat dalam berinteraksi sosial dan mene­rima ABK secara wajar.

“Belajar sikap sosial yang positif seperti berkasih sayang, saling menghargai, menolong, empati, berbagi, sehingga ling­ku­ngan yang kondusif akan sangat membantu perkem­bangan anak ABK apapun jenisnya,” jelasnya.

Baca Juga : Jadikan Padang Kota Bersih, Danlantamal II Ajak Warga Perang dengan Sampah

Oleh karena itu, seluruh elemen harus membangun presepsi di seluruh dimensi yang terlibat dalam pendi­dikan, bahwa yang harus dila­ku­kan adalah men­sosia­lisa­sikan pada masyarakat, bahwa ABK merupakan sumber bela­jar nilai-nilai sosial positif yang sangat berarti di lingkungan.

“Kadang sebagian besar orangtua juga minder atau malu mendaftarkan anaknya ke sekolah umum. Padahal tidak perlu malu, karena si anak juga berhak mendapatkan pendi­dikan yang layak,” ujarnya.

Baca Juga : Warga Sungai Sapiah Padang Mulai Berdatangan Menyambut Kedatangan Jenazah Angga

Untuk mendaftarkan anak­nya ke sekolah para orangtua dapat membawanya terlebih dahulu ke PKLK dan nanti akan dilakukan asessmen oleh masing-masing tenaga ahli, apakah anak tersebut di atas rata-rata atau di bawah rata-rata. Nah dari sana nanti akan mendapatkan surat rekomen­dasi yang ditandatanggani oleh beberapa pihak terkait untuk masuk ke sekolah yang akan dituju. (h/mg-rin)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]