Batu Malin Kundang Tak Terawat


Selasa, 10 Maret 2015 - 19:30:45 WIB
Batu Malin Kundang Tak Terawat

Melihat kondisi demikian, Emzalmi cukup prihatin. Apalagi objek ini sudah tersohor ke mana-mana. “Yang menjadi tujuan wisata para wisatawan ke sini berkaitan dengan legenda Batu Malin Kundang. Sekarang kondisinya cukup memprihatinkan, tertimbun pasir,” kata Emzalmi.

Emzalmi melihat, penyebab tertimbun pasirnya Batu Malin Kundang, yakni alur sungai yang tersumbat karena tertimbun pasir. “Kamis depan akan kita kerahkan alat berat untuk mengeruk alur sungai, sehingga posisi Batu Malin Kundang itu kembali seperti dulu,” katanya.

Agar lokasi ini terlihat lebih menarik dan tertata dengan baik, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar bibir sungai dan seputar kapal Malin Kundang, akan dipindahkan. Demikian juga dengan pedagang di sekitar Batu Malin Kundang, akan dipindahkan ke lokasi yang lebih baik.

“Kita berharap, kalau yang menjadi objek utama adalah kapal Malin Kundang, tentunya akan kita bebaskan dan viewnya akan dikembalikan seperti semula,” tambah Emzalmi.

Dengan ditertibkannya PKL yang berada di seputar Batu Malin Kundang, diharapkan nanti dengan sendirinya akan menambah keamanan dan kenyamanan para pengunjung. “Melalui konsep pemberdayaan masyarakat yang dibina langsung oleh SKPD teknisnya, seperti Dinas Budaya Pariwisata, Dinas Perhubungan, Pekerjaan Umum, DKP, TRTB, termasuk Pol PP dan Asita, diharapkan dalam waktu dekat ini objek wisata pantai Air Manis akan ramai dikunjungi,” beber wawako.

Sebagai jalur penghubung bagi wisatawan yang ingin mendatangi objek wisata ini, jalan masuk dari Koto Kaciak hingga Air Manis. Jalan ini nantinya, diharapkan mampu menjadi jalur penunjang dan penghubung. Sementara jalan utama dari Nipah hingga Teluk Bayur dalam tahun ini ditargetkan selesai.

“Kalau selama ini yang menjadi kendala di lokasi adalah tanah. Alhamdulilah, telah ada penyelesaian. Maka badan jalan selebar delapan meter, akan bisa dilewati bus besar ke pantai Air Manis. Harapan kita pembenahan objek wisata yang prioritas ini, akan kembali dan bisa memotivasi kunjungan wisatawan,” tutur Emzalmi.

Sementara, Ketua Pemuda Pantai Air Manis Padang, Anto menuturkan, masyarakat di sekitar pantai sangat mendukung penuh rencana Pemko Padang dalam mem­percantik objek wisata tersebut. Karena, menurutnya, selama ini masyarakat sangat merasakan dampak positif dengan adanya objek wisata Malin Kundang. Mendukung rencana Pemko itu, masyarakat menyiapkan sejumlah lahan sebagai tempat parkir bagi kendaraan yang akan masuk ke lokasi wisata.  “Satu hektar lahan sudah kita siapkan, jika Pemko mau menggunakannya untuk tempat parkir,” tutur Anto. (h/rel)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]