Forum Wakil Rakyat Sumbar di Senayan Belum Terbentuk


Jumat, 13 Maret 2015 - 19:46:26 WIB

Aanggota DPD RI Nofi Candra menyatakan, saat ini wakil rakyat Sumbar baik DPD maupun DPR masih bekerja sendiri-sendiri, karena belum terbentuknya wadah forum wakil rakyat dapil Sumbar. Dise­babkan tidak adanya inisiator ter­bentuknya forum tersebut.

“Kita masih menunggu inisiator yang akan membentuk forum. Saya juga sudah bicara dengan teman-teman di DPD dan DPR asal Sum­bar. Semoga media dapat berperan mendorongnya,”kata Nofi Candra kepada Haluan Jumat (13/3).

Dikatakannya, jika terbentuk forum tersebut, maka perannya sangat strategis mendorong per­cepatan pembangunan di Sumbar. Kalau terbentuk maka aspirasi 19 kabupaten/kota akan tersalurkan melalui forum tersebut. Sehingga terjadi sinergi antara wakil rakyat dan kepala daerah. “Jika terbentuk forum tersebut, maka sangat bagus dideklarasikan di depan kepala daerah baik walikota, bupati mau­pun gubernur,”sebutnya.

Endre Saifoel, anggota DPR RI dari partai Nasdem juga menye­butkan, forum wakil rakyat dari Sumbar belum ada inisiator yang tampil ingin membentuk. Dari awal pelantikan pada Oktober sampai Maret ini, tidak ada koordinasi secara resmi antar wakil rakyat di DPR maupun di DPD asal Sumbar. “Kita bertemu secara bersama hanya pada pelantikan saja sejak Oktober. Setelah itu saling berjumpa di Sena­yan. Belum ada dalam bentuk forum, belum ada pertemuan,”terangnya.

Pihaknya menyatakan, saat ini DPR maupun DPD bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing sesuai di mana ditempatkan komi­sinya. Selain itu, sebagai anggota DPR hanya mengikuti arahan dari fraksi partai dan aspirasi saat reses ke daerah.

Sementara itu, Emma Yohanna, Anggota DPD saat ditemui Haluan menyatakan, forum wakil rakyat Sumbar di Senayan pada periode lalu 2009-2014 sudah terbentuk, yang diketuai oleh Irman Gusman. Na­mun pada periode baru 2014-2019 belum terbentuk.

“Kita memang akan berencana berkoordinasi dengan para wakil rakyat Sumbar. Yang sebagian ada­lah wakil rakyat wajah baru” kata­nya disela-sela kunjungannya di Bekasi beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, pada periode lalu telah terbentuk forum tuah sakato yang bersifat insidental. Yang koor­dinasi dan konsultasinya disaat terjadinya polemik di Sumbar yang harus meminta perhatian wakil rakyat di Senayan.

“Belum dibentuk, forumnya kan bersifat insidental, seperti perhatian pada waktu pasca gempa 2009”, terang senator yang sudah dua kali berkantor di DPD RI.

Emma menambahkan, pada periode lalu, wajah lama anggota DPD maupun DPR RI yang terga­bung forum tuah sakato adalah, Irman Gusman, Emma Yohanna, Refrizal, Hermanto, Epyardi Asda, Muhammad Iqbal, Darizal Basir dan Mulyadi. (h/lex)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 21 Agustus 2017 - 20:04:03 WIB

    Forum Peduli Luak 50 Nilai Tim Harmonisasi Gagal

    Forum Peduli Luak 50 Nilai Tim Harmonisasi Gagal LIMAPULUHKOTA, HALUAN – Dualisme kepemimpinan di Kabupaten Limapuluh Kota mengkristal pascalangkah Pj Bupati Ferizal Ridwan melantik pejabat teras di daerah itu. Sebelumnya, kepala daerah, bupati Irfendi Arbi dan wakilnya F.
  • Rabu, 25 Maret 2015 - 19:51:33 WIB

    Dukungan Forum Komunikasi DPD dan DPR Meluas

    JAKARTA, HALUAN — Dukungan untuk ter­bentuknya Forum Komunikasi anggota DPD dan DPR RI periode 2014-2019 makin meluas. Kali ini, dukungan tersebut datang dari politisi Gerindra Asril Hamzah Tanjung dan .


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]