Pasaman Dapat Pengembangan 500 Hektare


Ahad, 15 Maret 2015 - 19:06:15 WIB
Pasaman Dapat Pengembangan 500 Hektare

Bupati Pasaman Benny Uta­ma menyebutkan, Kabupaten Pasaman sebagai daerah pe­nyangga jagung, yaitu Kecamatan Rao Selatan dan Kecamatan Tigonagari. “Lokasi tanaman jagung di dua kecamatan tersebut sangat cocok sekali. Lahan yang luas, subur untuk jagung. Puluhan hektare kebun jagung terhampar di dua kecamatan ini,” ujar Benny Utama.

Baca Juga : Mahyeldi Sebut Mendagri Bakal Berkunjung ke Sumbar

Motivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur, mam­pu melirik pada program pe­ngembangan tanaman jagung. Apalagi dengan bibit jagung yang gratis dari dinas terkait untuk kelompok tani tanaman jagung.

Namun, yang masih lemah dari masyarakat tani adalah upaya peningkatan produktivitas tana­man jagung. Baik dalam hal pemanfaatan teknologi maupun upaya intensifikasi lainnya.

Baca Juga : Gelombang Laut 4 Meter Diprediksi di Samudera Hindia Barat Bengkulu

“Kalau diperhatikan, hasil tani jagung baru 5,6 ton per hektar. Padahal, maksimalnya bisa 10 ton per hektare. Mungkin ini yang perlu didorong oleh penyuluh dan dinas pertanian, bagaimana bisa membantu pe­tani jagung untuk menin­g­katkan hasil panen mereka,” pung­kasnya.

Dia menyebutkan, program upaya  meningkatkan hasil ke­bun jagung, langsung berdampak positif pada hasil panen jagung itu sendiri. Karenanya, perlu kerja keras dan mempersiapkan para petani dalam melaksanakan budidaya tanaman jagung sesuai dengan rekomendasi teknologi spesifik lokasi antara lain dengan melakukan perbaikan teknik budidaya, penggunaan benih varitas unggul bermutu, pem­u­pukan berimbang, perbaikan kesuburan tanah dengan pe­manfaatan bahan organil, pe­ngendalian hama secara terpadu dan perbaikan saluran irigasi.

Baca Juga : Pelantikan 2 Bupati Terpilih di Sumbar Digelar 26 April 2021

“Petani juga perlu melakukan upaya optimalisasi pemanfaatan lahan, terutama lahan-lahan tidur dan perluasan areal tanam guna memacu peningkatan produksi jagung menuju swasembada pa­ngan nasional,” tambahnya.

Di daerah ini, perkembangan kebun jagung naik drastis sekitar 4,1 hektare dalam satu tahun belakangan, sejak ditetapkan sebagai daerah sentra jagung Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga : Malam Ini, TSR Pemkab Dharmasraya Kunjungi Masjid Baitul Amanah

Tahun 2014, Pasaman dengan luas panen kebun jagung sekitar 7.470 hektare menghasilkan rata-rata 5,6 ton pipilan kering per hektarenya. Data Statistik Pert­anian (SP) BPS Pasaman, ca­paian realisasi panen jagung yakni selaus 7.470 Hektare de­ngan produktifitas 5,6 ton/ha pipilan kering (pk) dan produksi mencapai 41.409 ton pipilan kering.

Kondisi ini meningkat bila dibanding pada tahun 2013 lalu. Realisasi panen jagung yaitu hanya mencapai 3.302 ha dengan produktivitas 4,9 ton/ha pipilan kering (pk), total produksi se­kitar 16.180 ton pipilan kering. (h/col)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]