Warga Resah Broadcast BBM Terkait Begal


Ahad, 15 Maret 2015 - 19:13:49 WIB
Warga Resah Broadcast BBM Terkait Begal

“Saya sering dikirim BC kejadian pembegalan. Paling baru itu, informasi pem­be­galan di Aia Pacah, dekat kampus Bung Hatta. Saya tentu kaget dan resah dengan infomasi itu. Soalnya, sehari-hari saya menggunakan sepeda motor saat berpergian. Setelah saya mencari kebenaran infor­masi ke teman-teman, baru saya tahu kalau berita itu tidak benar,” ungkap Reza, salah seorang warga Kota Padang.

Baca Juga : Di Depan Doni Monardo, Gubernur Rekomendasikan Pinago sebagai Penahan Abrasi

Reki (24), salah seorang mahasiswa di salah satu PTN, juga mengemukakan hal se­rupa. Ia mengaku banyak ak­tifitasnya yang terganggu akibat BC yang tidak jelas dan me­resahkan. “Selain begal, juga ada BC pemerkosaan, ke­ce­lakaan dan lain sebagainya yang kemudian diketahui ka­lau hanya berita bohong. Ba­nyak aktifitas yang tak jadi dilakukan, karena cemas de­ngan BC seperti itu. Semoga pihak kepolisian bisa me­ngatasi permasalahan seperti ini,” harapnya.

Koordinator Social Media (Socmed) Sumbar, Andri Ok­tavianas ketika dihubungi Ha­luan mengatakan, ia dan rekan-rekan di Socmed Sumbar, serta per­wakilan dari berbagai komunitas turut me­nya­yang­kan perilaku BC tak ber­tang­gungjawab dan mere­sah­kan tersebut.

Baca Juga : Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2021 di Padang

“Kita sudah bicarakan de­ngan rekan-rekan di Socmed Sumbar. Tentu kita sangat menyayangkan tindakan ok­num yang mengirim BC tidak bertanggungjawab terse­but. Karena tidak semua ma­sya­rakat yang menerimanya bisa menyaring apakah informasi yang diterima itu benar atau tidak,” jelas Andri.

Sementara Kapolresta Pa­dang Kombes Pol Wisnu An­dayana menyebutkan, petugas telah melakukan penyelidikan terkait broadcast yang beredar dikalangan warga melalui media sosial. Hasil pe­nye­lidikan, tidak ada alias hoax (bohong). Jadi, masyarakat jangan mudah percaya dengan adanya berita yang tidak ber­tanggungjawab tersebut.

Baca Juga : Alhamdulillah, Perumda AM Padang Gratiskan Air Masjid dan Musala Selama Ramadan

Wisnu menjelaskan, se­menjak awal tahun ini pi­haknya telah melakukan razia 3C (curat, curas dan cu­ran­mor) di wilayah hukum Pa­dang, untuk mencegah adanya kejahatan tersebut. Selain itu, pihaknya juga telah mem­be­n­tuk tim khusus untuk mem­buru pelaku kejahatan jalanan.

“Kami telah membentuk tim khusus untuk siaga 24 jam dan melakukan patroli di tem­pat-tempat yang dianggap ra­wan keja­hatan,” ujar Wisnu.

Baca Juga : Aktifitas Balimau di Padang Dibubarkan Polisi

Wisnu mengatakan, pi­haknya akan melakukan pe­nyelidikan terhadap pelaku pe­nyebar pesan berantai tersebut. “Kami akan melakukan pe­nyelidikan pelaku penyebar broadcast. Ini tahun politik, masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan pro­vokasi-provokasi murahan,” pesan wisnu. (h/mg-isq/nas)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]