Sumbar Terus Menggeliat Pascagempa 2009


Ahad, 15 Maret 2015 - 19:20:27 WIB
Sumbar Terus Menggeliat Pascagempa 2009

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, digadang-gadang akan kembali maju pada Pilgub Sumbar 2015 ini. Bahkan informasi yang ber­kem­bang di tengah-tengah masyarakat saat ini, sosok Irwan Prayitno masih diyaki­ni memiliki kans dan peluang besar untuk melanjutkan ke­pemimpinannya di periode 2015-2020.

Baca Juga : Etika Politik Koalisi PKS dan PAN dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Terlepas dari itu, kepe­mimpinan Irwan Prayitno sejak lima tahun terakhir, memang telah memberikan banyak warna dalam geliat dan dinamikan pembangunan di Sumatera Barat. Dalam suatu kesempatan perbin­cangan dengan Haluan, Irwan memaparkan sejumlah reali­sasi dan capaian program pembangunan sejak empat tahun terakhir.

Irwan menjelaskan, pembangu­nan pertama terkait dengan rehab rekon korban gempa 2010 sampai dengan 2014 senilai Rp4.865 triliun. Kedua, pembangunan tahun 2010 sampai dengan 2014, multy year APBD senilai Rp1.025 Triliun. Ketiga, menyelesaikan pem­bangu­nan Hotel Balairung Jakarta dan jalan Sicincing-Malalak dan mene­ruskan pembangunan Masjid Raya Sumbar, serta memulai menye­lesaikan Fly Over kelok 9.

Baca Juga : Politik dan Etika Berkelindan dalam Pengisian Jabatan Wawako Padang

Irwan menerangkan rencana pembangunan Sumbar ke depan, Gedung Pusat Kebudayaan Sumbar juga berfungsi sebagai shelter untuk evakuasi ketika terjadi bencana gempa atau tsunami dan sebagai ruang terbuka pada kawasan. Peren­canaan tahun 2014, mulai dibangun April 2015, lokasi di Taman Budaya dan Museum, dengan reklamasi pantai laut Padang.

“Islamic Center Sumbar dan Asrama Haji. Islamic Center seluas 10 hektar ini juga akan dibangun penginapan, pusat perbelanjaan serta Asrama Haji baru untuk embarkasi Padang. Perencanaan tahun 2013, desain manajemen konstruksi April 2015. Mulai dibangun tahun 2015,” katanya.

Baca Juga : Jangan Terlalu Bersedih Jika Kamu Dihinakan

Selain itu, kata Irwan, pemba­ngunan Stadion Utama Sumbar. Stadion Utama Sumbar ini berdaya tampung 30-40 ribu penonton ini dibangun di Nagari Sikabu, Keca­matan Lubuk Aluang, Kabupaten Padang Pariaman. Pembebasan tanah tahun 2013, mulai dibangun April 2015.

Fly Over Simpang Duku. High­grade Highway Duku ke Sicincin dan By Pass empat jalur BIM-Teluk­bayur. Highgrade Highway Duku ke Sicincin sebagai bagian trase jalan tol Padang – Pekanbaru, pembe­basan tanah tahun 2011, mulai dibangun tahun 2012. Jalan dua jalur By Pass Bandara Internasional Mi­nangkabau (BIM) – Telukbayur di­ba­ngun mulai tahun 2014,” katanya.

Baca Juga : Mengapa Isu Presiden 3 Periode Kembali Berhembus?

Irwan menambahkan, pemba­ngunan Rail Bus Airport Minang­kabau. Rail Bus dari Kota Padang menuju BIM dengan kapasitas 180 penumpang ini cuma memakan waktu 30 menit saja. Pembebasan tanah tahun 2012, pembangunan tahun 2012. Juga akan dibangun tahun 2015 ini Kereta Api Trans Sumatera ke Pekanbaru melalui Sijunjung.

Selanjutnya, Pelabuhan baru Telukbayur. Pelabuhan Telukbayur melakukan peningkatan kapasitas dan memperluas dermaga Gaung utamanya untuk meningkatkan ekspor batu bara dan CPO sebagai upaya pengembangan layanan. Pela­bu­han baru Telukbayur, pengem­bangan dimulai tahun 2011 dan investasi pembangunan pelabuhan mulai tahun 2012.

“Jalan Layang Silaing Padang Panjang. Jalan layang ini diharapkan dapat mengurai kemacetan jalur utama Sumbar menuju Bukittinggi dan juga jalur untuk menuju ke Provinsi Riau. Jalan Layang Silaing-Padang Panjang ini desainnya sudah siap, sedang proses izin lokasi dari Kementerian Kehutanan,” jelasnya.

“Fly Over Aurkuning Bukitting­gi. Pembangunan Fly Over dengan panjang jembatan 675 meter, lebar 10 meter dan tinggi 5 meter, sudah dapat dilalui pengendara bermotor sejak awal tahun 2015 ini. Fly Over Aur Kuning ini dibangun tahun 2014 dan diresmikan tahun 2015,” kata Irwan.

Pembangunan selanjutnya, yaitu Terowongan Balalak Malingka – Koto Gadang. Trase Bukittinggi Outter Ring Road menyambungkan jalan By Pass Bukittinggi Trans Sumatera di sisi utara (Kota Bukit­tinggi) dan Malalak di sisi selatan (Kabupaten Agam) dengan panjang total sekitar 16,8 km. Proses desain tahun 2012, mulai dibangun Mei 2015.

Dody, pekerja di salah satu perusahaan swasta di Kota Padang mengatakan, roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Irwan Prayit­no dinilai telah cukup banyak dalam membawa Sumbar ke arah yang lebih baik.

Ia melihat janji-janji waktu kampanye yang pernah digaung­kannya walau belum sepenuhnya terealisasi, akan tetapi sudah mulai terlihat seperti dari segi pemba­ngunan, terutama setelah Sumbar digoyang gempa pada 2009 lalu.

“Sudah banyak perubahan yang dilakukan semenjak gempa itu seperti pembangunan jalan, jem­batan dan bangunan,” ujarnya.

Untuk kedekatan dengan masya­rakat kata Dodi, Irwan adalah sosok yang sering turun ke tengah masya­rakat untuk menjemput aspirasi masyarakat. Namun sebagai seorang pekerja, Ia menilai pemerintah belum sepenuhnya berpihak kepada kesejahteraan buruh. Ini bisa dilihat dari Upah Minimum Provinsi (UMP) yang masih terbilang belum memadai menurutnya apalagi pada kondisi ekonomi saat ini.

“Harapan saya bagi siapa pun pemimpin Sumbar nantinya agar benar-benar memperhatikan nasib buruh. Karena dilihat saat ini gaji para pejabat begitu besar apabila di banding dengan gaji buruh,”  ung­kapnya kepada Haluan Minggu (15/3) kemarin.

Hal senada juga disampaiakan Waie, mahasiswa dari salah salah satu perguruan tinggi di Kota Pa­dang, sebagai mahasiswa ia memang belum merasakan betul bagaimana kepimpinan seorang Irwan Prayitno. Namun, kata Waie, Irwan adalah salah satu pemimpin yang dekat dengan mahasiswa.

“Beberapa waktu lalu beliau per­nah datang ke UNP dan berdis­kusi tentang kenaikan harga BBM. Kalau saya melihat beliau sangat welco­me dengan mahasiswa,” terangnya.

Ditambahkannya, sejauh ini pencapaiannya memang belum sepenuhnya terwujud dari janji-janji kampanye yang pernah didengung­kan. Namun, beberapa hasil kerja Gubenur Irwan sudah mulai dinik­mati masyarakat seperti fly over Bukittinggi, jalan layang kelok 9 dan beberapa pembangunan lainnya.

“Harapan ke depan, sendainya memang terpilih kembali saya ber­ha­rap pemenuhan kebutuhan ma­syarakat di segala lapisan bisa terpenuhi terutama harapan kami untuk bidang pendidikan,” ungkap­nya kepada Haluan Minggu (15/3) sore. ***

 

Laporan:
ISRA HERMANTO

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]