Gubernur Sumbar Soroti TPID


Senin, 16 Maret 2015 - 20:05:20 WIB
Gubernur Sumbar Soroti TPID

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam Rapat koordinasi (Rakor) dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kabupaten/Kota Senin (16/3) kemarin mengatakan, perlu adanya tindakan nyata dari Pemerintah daerah untuk terjun langsung mengendalikan ancaman inflasi di Sumbar. Meski telah berulang kali melakukan Rakor dengan TPID namun hasilnya masih nihil.

Baca Juga : Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Pemko Padang Sidak Kehadiran ASN

“Kita sudah sama-sama tahu apa penyebab inflasi di Sumbar, untuk kebutuhan pangan cenderung disebabkan naiknya harga cabe dan beras. Namun, belum ada tindakan nyata dari TPID untuk menyele­saikannnya. Kita berharap kerjasama antara TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk serius menangani hal ini,” pinta Irwan.

Gubernur memaparkan, dari hasil pemantauan, gejolak harga cabe disebabkan adanya permainan kartel, sedangkan gejolak harga beras disebabkan banyaknya beras lokal yang dijual ke Provinsi tetangga karena keuntungan lebih besar. Untuk itu, Pemprov Sumbar saat ini tengah merancang mekanisme pengendalian distribusi beras dan cabai dengan mengamanahkan perusahaan daerah (perusda) PT ATS sebagai pengendali.

Baca Juga : Libur Lebaran Usai, Dinkes Kota Padang: Masyarakat Harus Lakukan Tes Swab

“PT ATS nanti kita instruksikan untuk beras dari petani agar tidak seluruhnya lari ke Provinsi tetangga, begitu juga dengan cabai. Nantinya ATS akan menjual beras dan cabe ke masyarakat dengan harga murah, bisa dibawah harga pasar. Dengan itu kemungkinan permainan harga bisa ditekan. Tahun ini kita akan bangun gedung inflasi daerah yang berada di bawah kendali ATS, yang dipergunakan sebagai gudang stok beras dan cabe,”terangnya.

Imbau Kota Padang dan Bukittinggi

Gubernur Sumbar meminta Kota Padang dan Kota Bukittinggi untuk serius dalam mengatasi inflasi di Sumbar. karena dari survey Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Padang dan Kota Bukittinggi menjadi acuan BPS dalam menentukan tingkat inflasi.

“Kita meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk mengadakan rapat internal dengan Kota Padang dan Kota Bukittinggi untuk membicarakan bagaimana langkah selanjutnya untuk menekan angka inflasi ini,” ujar Gubernur.

Pemprov Sumbar merencanakan akan melakukan Sidak ke Pasar Raya Padang dan Pasar Lubeg untuk memantau langsung kondisi harga pasar terkait inflasi yang ada di Sumbar.

“Nanti kita akan lihat bagaimana kondisinya di lapangan. Untuk pengendalian inflasi ini butuh keseriusan,” ungkapnya. (h/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]