Kini PNS Ikut “Menabung” untuk Pensiunan di Hari Tua


Selasa, 17 Maret 2015 - 18:39:59 WIB
Kini PNS Ikut “Menabung” untuk Pensiunan di Hari Tua

Kepala Kantor Taspen Ca­bang Bukittinggi, Ratmo, me­nga­kui sistem pensiun baru fully funded saat ini belum bisa diberlakukan untuk seluruh PNS yang masih aktif maupun pensiunan. Namun menurut Ratmo, ada suatu  pe­ningkatan manfaat yang  nantinya dapat  dinikmati  para PNS jika sis­tem itu diberlakukan.

Baca Juga : Sumarak Alek Nagari, Koarsa Laksanakan Sunatan Massal di Sungai Batang

“Untuk sistem yang baru akan diberlakukan nanti cut of date nya pada saat sistem penggajian baru, yang ke­mung­kinan akan diterapkan pada Januari  2017, karena sistem itu perlu persiapan yang pan­jang. Namun kami ber­harap sistem itu bisa dilakukan de­ngan cepat,  kalau bisa pada tahun 2016 mendatang,” tutur Ratmo, Selasa (17/3).

Ratmo mengungkapkan, dalam penerapan sistem baru tersebut dibutuhkan masukan-masukan dari  stakeholder, khususnya dari BKD menge­nai berapa yang diinginkan untuk peningkatan ke­sejah­teraan PNS.

Baca Juga : BMKG Maritim Teluk Bayur: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Hingga 4 Meter

Jika kesejahteraannya ting­gi, maka harus dihitung berapa besaran iuran yang akan di­keluar­kan oleh  pemerintah selaku pemberi kerja dan  berapa  yang ditanggung PNS selaku pekerja. Sebagai per­ban­dingan, pe­me­ri­n­tah negara  Ma­­laysia, Si­nga­pura, Korea, dan Filipina selaku pe­m­beri kerja mem­berikan iuran le­bih besar di­ban­ding iuran yang ditanggung oleh pegawai selaku pekerja.

Ratmo melanjutkan, saat ini Taspen sedang menyiapkan segala aspek yang berkaitan dengan upaya peningkatan kesejah­teraan para PNS. Salah satunya menambah produk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Sebenarnya, saat ini PNS telah memperoleh JKM yang dalam hal ini berbentuk Asu­ransi Kematian dari PT Taspen (Persero) tanpa membayar iuran, karena merupakan pe­ngem­bangan dari Program THT PNS. Untuk JKK PNS ini telah diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 1981,” lanjut Ratmo.

Dalam Pasal 57 huruf f UU Nomor 24 Tahun 2011 telah disebutkan, PT Taspen (Per­sero) tetap menyelenggarakan Program THT dan pem­baya­ran pensiun termasuk penam­bahan peserta baru. Dalam hal ini, Taspen diminta membuat Roadmap untuk tahun 2014-2029.

“Pada Tahun 2029 nanti akan dilihat  produk mana saja yang sesuai dengan Undang-undang  Jaminan Sosial  (UU Nomor 40 tahun 2004). Apabila ada yang sesuai, baru akan dialihkan. Sebenarnya sejak dulu PNS sudah me­ne­rima jaminan kesejahteraan melalui Tabungan Hari Tua dan Jaminan Pensiun yang semua sudah diatur dalam undang-undang,” tambah Ratmo. (h/wan)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]