BNP2TKI Kawal Pemenuhan Hak ABK


Selasa, 17 Maret 2015 - 18:49:48 WIB
BNP2TKI Kawal Pemenuhan Hak ABK

Menurut Syafrie, dalam upa­ya pengawalan itu telah di­tandatangani surat per­nya­taan bersama dari 6 (enam) pe­ru­sahaan yang mem­berang­katkan ke-21 TKI ABK ter­sebut, di­antaranya PT. Bima Samudra Bahari yang, PT. Mutiara Jasa Bahari, PT. Binar Jaya Pratama, PT. Media Ma­ritim Tegal, PT. Seva Jaya Bahari, dan PT. Puncak Jaya Samudera.

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

Penandatanganan dila­ku­kan di Direktorat Perlin­du­ngan WNI dan BHI Kemen­terian Luar Negeri. Hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur Pelayanan Penga­duan yang merangkap Plt Di­rek­tur Pengamanan dan Pe­ngawasan BNP2TKI, Mo­ham­mad Syafrie, Plt Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri be­serta staf, perwakilan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Ditjen. Perhu­bungan Laut, Kementerian Perhubungan, Ketua NGO Indonesian Fisherman Fede­rations (IFF), John Albert, Perwakilan Indonesian Fishe­ries Workers, serta dari IFMA.

Dalam surat pernyataan bersama tersebut telah dise­pakati empat poin. Pertama, pembayaran gaji terhitung sejak dinyatakan kapal hilang kontak sampai dengan tiga bulan kedepan. Kedua, pem­berian kompensasi kumulatif yang meliputi asuransi, uang duka, dan uang santunan se­besar Rp 100.000.000 (seratus juta) kepada masing-masing keluarga korban setelah ada keterangan/pemberitahuan resmi dari KDEI Taiwan me­ngenai hilang atau tengge­lamnya kapal Hsiang Fu Chuen.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Ketiga, dalam hal jumlah asuransi melebihi jumlah kom­pensasi yang disebutkan pada butir 2, maka kelebihan ter­sebut wajib diberikan ke­pada keluarga korban. Dan ke­em­pat, para Agen di Indonesia wajib memberikan bantuan dalam pengurusan seluruh hak-hak WNI/ABK korban kapal Hsiang Fu Chuen dari peru­sahaan pemilik kapal di luar negeri.

Dalam penanganan kasus ABK Korban Kapal Hsiang Fu Chuen ini, Ke­p­a­la BNP­2TKI Nusron Wahid, menga­takan bah­wa BNP2TKIterus secara proaktif mencari infor­masi lebih lanjut tentang kabar terakhir mengenai para ABK dari Perwakilan RI di luar negeri, serta terus ber­koor­dinasi dengan Kementerian Luar Negeri. (h/trn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]