Kerusakan Jalan Nasional di Pessel Kian Parah


Rabu, 18 Maret 2015 - 19:58:35 WIB
Kerusakan Jalan Nasional di Pessel Kian Parah

Selanjutnya kerusakan yang mem­bahayakan penggu­na jalan terlihat di kawasan Pasar Am­piang Parak. Sejum­lah kenda­raan roda empat telah jadi kor­ban jalan yang baru satu bu­lan belakangan di tambal su­lam. Kendaraan ada yang me­nga­lami pecah ban karena buruknya kondisi jalan tersebut.

Baca Juga : Sektor Pertanian jadi Pergerak Ekonomi Sumbar

“Jalan disini sudah diper­baiki beberapa bulan lalu, namun sekarang sudah me­nga­lami kerusakan hebat,” ungkap Sepriadi (35), warga yang tinggal di dekat jalan tersebut.

Selanjutnya yang paling parah adalaj jalan di depan Polsek Sutera. Padahal jalan tersebut telah ditambal sulam sekitar empat bulan yang lalu. Akibat kerusakan jalan itu, kendaraan yang melintas tam­pak kesulitan dan roda ken­daraan harus turun kebahu jalan. Kondisi itu juga me­ngan­cam pengguna jalan. Ke­ru­­sakan jalan lebih dari seratus meter, mulai dari depan Pol­sek hingga seratus meter arah utara. Kondisi jalan aspal tidak hanya mengelupas akan tetapi telah berlobang dan keriting. Sementara bahu jalan juga tampak sudah turun aki­bat digilas kendaraan berat.

Baca Juga : 40% Penghafal Alquran PontrenMu Kauman Padang Panjang Tertampung di Perguruan Tinggi

Son (34) warga yang ting­gal dekat jalan rusak tersebut mengatakan, kerusakan telah terjadi beberapa bulan bela­kangan. Sementara sebulan sebelum kerusakan jalan baru saja diper­baiki dengan cara menyulam jalan yang rusak tersebut.

“Namun proyek tambal sulam tersebut tidak tahan lama. Hanya dalam satu bulan saja, jalan itu kembali tampak cekung. Kemudian akibat digi­las kendaraan berat cekungan itu semakin dalam dan mem­perparah kondisi jalan. Ya mungkin kualitas proyek tam­bal sulam itu kurang bagus,” katanya menjelaskan.

Baca Juga : Gubernur Janji Beri Tunjangan ke 4 Orang Penghafal Alquran 30 Juz PontrenMu Kauman Padang Panjang

Dikatakannya, kendaraan ukuran 1.600 cc pada bagian lantainya sering beradu dengan bagian aspal yang menonjol. Bahkan tidak jarang mobil harus ditarik atau didorong karena menyangkut pada aspal menonjol. Terakhir, akibat badan jalan sulit dilewati maka sebagian kendaraan harus me­nu­runkan rodanya ke bahu jalan. Kini bahu jalan itu juga telah mengalami kerusakan.

Terkait dengan kondisi ja­lan tersebut, Direktur LSM Swara Pesisir Rizal menye­butkan, pengerjaan jalan lintas di Pessel tampaknya tidak mempedulikan mutu. “Baik proyek tambal sulam maupun pengerjaan pelebaran jalan. Pada beberapa tempat, setelah jalan dilebarkan tidak bera­palama sudah berlobang dan keriting,” katanya.

Baca Juga : Menginspirasi! Mahasiswa Solsel Layak Jadi Duta Petani Mileneal Berkat Usaha Itik Petelur

Dia menyebutkan, peme­rintah perlu menegur rekanan yang mengerjakan proyek pele­baran jalan lintas Sumatera ini. Bila dibiarkan, kualitas jalan tidak akan pernah baik. Slogan peduli mutu hanya tinggal slogan belaka.

Kepala Dinas PU Pessel, Era S membenarkan bahwa sejumlah titik jalan tersebut telah mengalami perbaikan beberapa waktu lalu dan kini tengah mengalami rusak berat. Kerusakan disebabkan kondisi tanah di jalan itu yang terbilang lunak. Beberapa titik sudah mulai perbaikan lagi. (h/har)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]