Irman Gusman dan Dwi Soetjipto Dianugerahi Gelar Adat


Kamis, 19 Maret 2015 - 20:17:36 WIB
Irman Gusman dan Dwi Soetjipto Dianugerahi Gelar Adat

Upacara adat pemberian gelar akan berlangsung pada Minggu, (22/3) mendatang di rumah gadang Tuan Gadih Pagaruyung, Istano Silinduang Bulan, Batu Sangkar, Sumatera Barat. Adapun, pemberian gelar Sangsako Adat diberikan kepada Irman Gusman, karena peranannya selama 15 tahun di dunia politik, dengan posisi terakhir sebagai Ketua DPD RI, dinilai telah meng­harumkan nama Sumatera Barat.

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

Irman dinilai sebagai putra daerah yang telah memberikan kontribusi terbaiknya kepada bangsa dan negara Indonesia. Terlebih, sebagai pimpinan DPD RI selama tiga periode berturut-turut, nama Irman Gusman terus hadir dalam konsep otonomi daerah dan desen­tralisasi di Indonesia.

Irman Gusman dianggap tokoh pasca reformasi yang konsisten dalam memperjuangkan kepen­tingan dae­rah, penghargaan akan diberikan kepada putra bangsa yang berasal dari Sumbar yang memiliki peran penting dalam membangun bangsa.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Sementara itu, penganugerahan gelar adat kepada Dwi Soetjipto karena ketokohannya. Dwi Soetjipto sebelum menjabat sebagai Dirut PT Pertamina pernah menjabat sebagai Dirut PT Semen Padang. Semasa memangku jabatan Dirut PT Semen Padang, Dwi Soetjipto telah banyak memberikan kontribusi terhadap pembangunan Sumatera Barat, tidak saja yang bernilai ekonomis, tetapi juga beliau telah memberikan kon­tribusi terhadap pembangunan bu­daya dan kemajuan berbagai cabang olahraga.

“Pemberian gelar itu merupakan sebuah penghargaan atas kepedulian dan ketulusikhlasan dalam pengab­dian yang bersangkutan, jadi ini bukan sembarang penghargaan,” kata Wakil Sekretaris Jenderal DPD RI, Zul Evi Astar di Jakarta.

Tambahnya, pemberian gelar ini bukan semata-mata karena peran dan kedudukannya sebagai pejabat nega­ra dan tokoh di tingkat nasional. Namun lebih dari itu, penerima gelar harus mampu menjaga nama baik keluarga dan asal daerahnya.

Irman Gusman sebelumnya juga telah secara resmi menyandang gelar kepenghuluan kaum Suku Pisang Nagari Guguak Tabek Sarojo setelah dikukuhkan Kerapatan Adat Nagari (KAN). Gelar kepenghuluan yang disandang Irman Gusman adalah Datuak Rajo Nan Labiah.  Tak hanya di daerah asalnya, Irman Gusman pun telah mendapatkan penghar­gaan di tingkat nasional. Tanda Jasa Bin­tang Mahaputera Adipradana dia­nugerahkan Presiden SBY kepa­da Irman Gusman pada tahun 2010 lalu.

Irman menerima tanda jasa dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD RI. Sebagai sebuah lembaga negara, DPD RI semakin berperan sentral dalam memperjuangkan kepentingan dae­rah di tingkat nasional.

Belakangan, Sidang Paripurna DPD RI menyetujui 85 Rancangan Undang-Undang (RUU) usul ini­siatif dalam list Prolegnas Tahun 2015-2019, di antaranya 13 RUU usul inisiatif dalam list Prolegnas Prioritas Tahun 2015.

Daulat Yang Dipertuan Rajo Alam Pagaruyung, Sutan H Muham­mad Taufik Thaib, SH mengatakan selain kepada Ketua DPD RI Irman Gusman dan Dirut PT Pertamina Dwi Soetcipto gelar adat juga akan dianugerahkan kepada Gubernur Jambi Hasan Basri Agus.

Gelar adat untuk Gubernur Jambi Hasan Basri Agus akan dise­rahkan, Sabtu (21/3) dan besok harinya yaitu 22 Maret 2015 kepada Ketua DPD RI Irman Gusman dan Dirut Pertamina Dwi Soecipto.

“Gelar yang kita berikan ini adalah gelar sangsako adat Minang­kabau atau gelar kehormatan yang diberikan kepada orang yang peduli dan memberikan perhatian terhadap masyarakat Minang, untuk Guber­nur Jambi, nanti di sini kita hanya menyerahkan gelar saja, kemudian dilewakannya di Jambi karena akan dihadiri oleh masyarakatnya nanti, ini sama halnya seperti Zulkifli Nurdin, Gubernur Jambi sebelum­nya,” sebut Sutan H Muhammad Taufik Thaib, SH kepada Haluan, Rabu (18/3).

Dikatakan SM Taufik Thaib, pada upacara adat pemberian gelar kehormatan tersebut akan dihadiri oleh 67 orang rajo-rajo sapiah bala­han kuduang pacahan yang tersebar di Sumbar, Sumatera Utara bagian selatan, Riau, Jambi dan Bengkulu, juga dihadiri niniak-mamak, alim ulama, cadiak pandai, basa ampek balai, KAN se-Tanah Datar, LKAAM dan Bundo Kanduang.

“Gubernur Sumbar Irwan Pra­yitno, insyah Allah juga kan hadir saat pemberian gelar kehormatan sangsako ini, di Minangkabau ada tiga kriteria gelar yaitu gelar sako, sangsako dan gelar mudo. Gelar sako tidak boleh diberikan kepada orang lain dan diberikan mesti menurut garis keturunan, gelar sangsako merupakan gelar kehormatan dan bisa diterima oleh orang di luar garis keturunan yang peduli dan mem­berikan perhatian terhadap orang Minangkabau, kemudian gelar mu­do yang diberikan kepada lelaki Minang, yang disebut ketek banamo gadang bagala.“ sebut Taufik Thaib. (h/rel/erz/fma)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]