Pekanbaru ‘Diserbu’ Ikan Asin Berformalin


Ahad, 22 Maret 2015 - 19:05:02 WIB
Pekanbaru ‘Diserbu’ Ikan Asin Berformalin

“Kita minta BPOM segera turun ke lapangan, ambil sam­pel dan diuji kebenarannya, agar masyarakat tak khawatir meng­konsumsi makanan se­hari-hari itu,” terang Marlis saat dikom­fir­masi akir pekan kemarin.

Baca Juga : Sumatera Adventure Bisa Menjadi Lokomotif Ekonomi Baru 

Marlis juga meminta ke­pada BPOM, jika nantinya dinyatakan ikan asin itu positif mengandung zat berbahaya, baik itu seperti formalin, pe­mutih dan sebagainya, pelaku tindak kejahatan makanan tersebut ditindak tegas.

“Jika positif ikan asin yang dijual di pasaran mengadung zat berbahaya dan dapat me­ngacam kesehatan manusia, maka BPOM harus bertindak, libatkan instansi berwenang seperti pihak kepolisian untuk mengambil alih dan mencari tahu pelaku tindak kejahatan makanan tersebut,”imbuhnya

Baca Juga : Bagian dari Sport Tourisme, Sandiaga Uno Dukung Pelaksanaan Tour de Singkarak Digelar Tahun Ini

Sementara itu sesuai infor­masi yang ada dilapangan, keresahan warga tentang ba­han penhgawet berbahaya itu diduga banyak ditemukan dilapangan.

“Saya lihat, ikan asin ber­formalin itu tanda-tandanya tidak hinggapi lalat, bersih dan keras. Di pasar saya lihat ban­yak ikan asin yang keras, bersih, bahkan tak dihinggapi lalat, apakah itu berformalin,” ujar Yeti, salah seorang warga baru-baru ini kepada wartawan.

Dalam jangka waktu yang lama, jika ikan asin ber­for­malin dikosumsi, maka akan mengakibatkan penyakit ber­bahaya. Hal ini yang membuat kekhawatiran masyarakat se­makin besar. “Bagusnya ikan asin yang dijual itu lulus uji dari BPOM. Biar kita aman memakannya,” tuturnya. (hr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]