Tahun 2014, Garuda Rugi Rp4,8 T


Ahad, 22 Maret 2015 - 19:07:01 WIB
Tahun 2014, Garuda Rugi Rp4,8 T

Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan, kerugian tersebut diakibatkan ada ya tekanan dari faktor eksternal dan internal yang membuat kinerja keuangan melemah.

Baca Juga : Milisi Etnis Serang Polisi Myanmar, 10 Orang Dilaporkan Tewas

“Memang kita mengalami kerugian karena kinerja keuangan pada tahun 2014 dipengaruhi oleh kondisi industry penerbangan bukan saja di Indonesia namun juga di dunia yang sedang mengalami turbulensi,” ujar Arif saat dijumpai dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/3).

Lebih lanjut, faktor eksternal yang berdampak kepada kerugian Garuda yaitu depresiasi rupiah, serta sempat tingginya harga bahan bakar yang menekan profit mengingat biaya bahan bakar merupakan salah satu komponen biaya operasional terbesar, yaitu mencapai 40 persen.

Baca Juga : Xi Jinping Hukum Perusahaan Jack Ma Rp 41 T, Ternyata Ini Alasannya

Selain karena faktor eksternal, tertekannya profit Garuda juga dipengaruhi oleh lambatnya pengembangan infrastruktur transportasi udara nasional yang berdampak pada inefisiensi operasional penerbangan.

Padahal, persaingan penerbangan yang semakin ketat di Asia Pasifik karena ekspansi maskapai penerbangan murah dan maskapai penerbangan Timur Tengah juga menjadi faktor penghalang.

Baca Juga : Kenapa Xi Jinping Setop Pendaftaran Sekolah Bisnis Jack Ma?

Di sisi lain turbulensi keuangan Garuda juga diakbinatkan faktor internal, tertekannya kinerja Garuda juga dipengaruhi investasi dalam pengembangan armada dan Citilink selama periode dua tahun terakhir. Meskipun begitu, Garuda mengatakan bahwa investasi itu dilakukan guna memperkuat fondasi dan fundamental perusahaan.

Dalam laporan keuangan Garuda selama 2014 yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia, beban usaha Garuda meningkat pada 2014 dibanding tahun sebelumnya dari 3,7 miliar dollar menjadi 4,29 miliar dollar. Peningkatan beban tersebut didorong oleh beban operasional penerbangan mencapai 2,56 miliar dollar AS dan beban pemeliharaan dan perbaikan sebesar 420 juta dollar AS.  (h/kcm)

Baca Juga : Daftar 10 Orang Terkaya di AS, Jeff Bezos Vs Elon Musk Bersaing Ketat

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]