Dinkes Pasaman Segera Tertibkan Depot Air Minum Ilegal


Ahad, 22 Maret 2015 - 19:10:19 WIB
Dinkes Pasaman Segera Tertibkan Depot Air Minum Ilegal

“Kita dengan tegas me­minta agar 43 depot ‘nakal’ tersebut untuk segera mengu­rus perpanjangan LHS. Jika tidak, ini dapat mengancam keselamatan dan kesehatan warga selaku mengkosumsi air depot tersebut,” katanya ke­pada Haluan Minggu (22/3) di Lubuk Sikaping.

Baca Juga : Sumbar akan Aktifkan Kembali Tempat Karantina Pasien Covid-19

Menurutnya, untuk men­dapatkan LHS, pelaku usaha harus melakukan inspeksi sanitasi atau pemeriksaan bakteriologi dan kimia terha­dap sumber air yang dipakai para pelaku usaha tersebut. Nantinya kadar bekteriologi dan kimia air harus nol.

“Awalnya seluruh pelaku usaha tersebut mengurus LHS dengan masa berlaku satu tahun. Akan tetapi setelah masa tersebut habis, 43 pelaku usaha tidak lagi mem­perpanjangnya,” sebut Weni Tansil.

Baca Juga : Gelar Apel Siaga Lebaran, PLN Sumbar Pastikan Keandalan Listrik pada Idul Fitri 1442 H

Lebih jauh dia katakan, kendati tergolong nakal, pihak Dinkes melalui tim sanitarian Puskesmas setempat masih tetap mengontrol kadar bakteri air pelaku usaha depot sekali dalam tiga bulan dan kadar kimia sekali dalam enam bulan.

“Untuk kadar bakteri dan kimia air yang dimiliki ke-66 pelaku usaha tersebut tergo­long bagus. Hanya saja terdapat 43 depot yang tidak memper­panjang LHS dan juga tidak melengkapi adminitrasi kepengurusan LHS di Dinkes.

Saat ini jumlah depot air galon yang berjumlah di Kabupaten Pasaman sebanyak 68 depot, dimana 43 tergolong bermasalah. (h/tos)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]