Jaringan Kelompok ISIS Dibekuk


Ahad, 22 Maret 2015 - 19:21:39 WIB
Jaringan Kelompok ISIS Dibekuk

Dia menjelaskan, dari informasi awal yang dihimpun, keempatnya diketahui terlibat dalam jaringan ISIS. Mereka diduga berperan melakukan perekrutan, pendanaan, hingga sosialisasi propaganda ISIS.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

“Informasi itu kami terima dan kami dalami motifnya. Pelanggaran pendukungnya apa,” ucapnya.

Badrodin mengungkapkan seluruh terduga ISIS ini bisa dijerat dengan menggunakan Undang-undang Terorisme dan juga KUHP.

Baca Juga : Perkuat Infrastruktur Digitalisasi Partai, Anis Matta Resmikan Gelora Media Centre

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap terduga ISIS ini dilakukan pada Sabtu (21/3). Namun, berbeda dengan pernyataan Badrodin, terduga ISIS yang ditangkap ada lima. Kelimanya memiliki identitas M Fachri (MF), Aprianul Henri alias Mul (AP alias M), Jack alias Engkos Koswara (J alias EK), Amin Mude (AM), dan Furqon (F). Penggeledahan saat ini masih dilakukan di sejumlah lokasi.

Ajakan Lewat Internet

Ustaz Fahri, terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror pada Sabtu (21/3), disinyalir sebagai pelaksana dalam pembinaan hingga perekrutan simpatisan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) untuk berangkat ke Irak dan Suriah.

Bahkan, Fahri juga menggunakan media internet dan mengajak sejumlah warga negara Indonesia (WNI) untuk bergabung dengan ISIS.

Selain Fahri, Densus 88 juga menangkap terduga teroris lainnya yakni AP alias M (Aprianul Henri als Mul) J alias EK (Jack als Engkos Koswara), AM (Amin Mude), F (Furqon)

Seluruh teroris itu telah mengurus dokumen paspor keberangkatan 16 orang WNI yang saat ini tertangkap di Turki dan keberangkatan 21 WNI yang sudah bergabung ke ISIS . Barang bukti yang diamankan yakni sembilan handphone yang dipergunakan sebagai alat komunikasi mereka, uang tunai Rp 8 juta, uang tunai 5.300 dolar AS, serta dokumen berupa kelengkapan paspor dan tiket, serta laptop dan hardisk eksternal.

Seperti diketahui, Ustaz Fahri ditangkap pada Sabtu (21/3) pukul 17.30 WIB di depan kantor kelurahan Bakti Jaya, Jalan Baru LUK Nomor 1 Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Lalu sehari setelahnya pada Minggu (22/3) polisi menggerebek rumahnya. Fahri diamankan karena disangkakan dengan UU No 15/2003 tentang Pemberantasan Teror, UU No 9/2013 tentang Pemberantasan pendanaan Teror, juga UU No 8/2011 ttg ITE, serta Makar. (h/trn/kcm)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]