Begal Truk, Diduga Urang Bagak Jakarta


Ahad, 22 Maret 2015 - 19:30:58 WIB
Begal Truk, Diduga Urang Bagak Jakarta

Kapolres Arosuka Solok AKBP Tommy Bambang Irawan melalui Kaur Bins Ops (KBO) Reskrim Polres Arosuka Ipda Amin Nurasyid mengatakan, dari hasi pengem­bangan, tersangka Dori Saputra alias Rozi (35), diyakini bukan  kali pertama melaku­kan tindak kejahatan begal. Namun, kepada petugas, Rozi masih terus membungkam.

Baca Juga : Wagub Sumbar Bakal Perjuangkan Normalisasi Sungai Batang Sumani ke Pusat

“Ada informasi, kalau Rozi ini tukang minta setoran di Pasar Senen Jakarta. Tapi, pada penyidik dia masih bungkam,” kata Amin, Minggu (22/3).

Sedangkan tersangka Ali Amran (35) alias Al, mengaku pada penyidik, untuk memuluskan aksinya, mereka memper­siapkan beberapa senjata tajam berupa celurit, parang dan sebagainya. “Kata tersang­ka Al ini, dalam mobil Avanza Silver Nopol BA1754 QA itu terdapat 4 celurit dan parang,” jelas Amin.

Baca Juga : Berprestasi, 31 Personel Polres Dharmasraya Dianugerahi Penghargaan

Sementara itu, meski tidak mengalami luka parah, korban Yandra Junaidi hingga saat ini masih menjalani perawatan di RSU Solok. Korban masih trauma. Sebab, dari informasi Mapolres Agam, saat ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB, (19/3), korban Yandra dibuang di kawasan peladangan sawit daerah Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, setelah disekap dalam mobil avanza.

“Mulut dan mata korban dilak­ban, kaki dan tangannya diikat, kemudian korban dibuang di ladang sawit,” papar Amin.

Terkait hal ini, Kapolres Solok Arosuka AKBP Tommy Bambang Irawan mengatakan, berkat koor­dinasi dengan pihak Polres Sijun­jung, Dharmasraya, dan Polres Agam, dua dari empat pelaku sudah diamankan di Mapolres Solok. Di samping itu, Tommy mengaku, pihaknya telah mengantongi nama-nama pelaku yang berhasil kabur tersebut. Masing-masing pelaku berinisial AI dan WA. “Kita akan terus kejar keberadaan kedua pelaku yang identitasnya sudah diketahui ini,” tegas Tommy.

Seperti diketahui, pada Kamis, (19/3) lalu, masyarakat Solok di­buat buncah atas kejadian begal yang menimpa korban Yandra Junaidi sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Siginjang, Jorong Kubangduo, Na­gari Sirukam, Kecamatan Payung­sekaki, Kabupaten Solok. Di mana, saat mengemudikan truk Mitsubishi Canter Nopol BM 8789 KB, korban Yandra dicegat empat orang tak dikenal (otk) yang datang dengan mobil Avanza silver Nopol BA 1758 QA. Dua dari pelaku menyekap korban di atas mobil Avanza, se­dang­kan dua orang pelaku lainnya membawa kabur truk milik korban tersebut ke arah Dhar­masraya.

Untungnya, salah seorang teman korban sesama supir mengetahui kejadian dan langsung mengabarkan kejadian tersebut pada istrinya. Tanpa pikir panjang istri korban Elfira Oktafiyani, (28) segera mela­porkan kejadian tersebut ke Mapol­res Arosuka Solok dengan LP\46\ III\2015- SPKT Polres Solok.

Saat itu juga, Sat Resktim Polres Arosuka solok dan Sat Intelkam Polres setempat langsung bergerak mencari keberadaan pelaku dan barang bukti. Berkat koordinasi dengan pihak Mapolres Sijunjung dan Dharmasraya, sekitar pukul 14.00 WIB hari itu juga, pelaku dapat dilumpuhkan dan ditangkap Jalan Lubuk Bulang, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dhar­masraya.

Di mana, saat dikejar petugas, truk canter curian yang diduga akan dijual ke daerah Bungo ini terpero­sok ke dalam parit. Di sinilah pelarian dua tersangka Al dan Fauzi dihentikan. Namun, karena tersang­ka terus me­la­w­an, petugas terpaksa melum­puhkan keduanya dengan timah panas. Sedangkan mobil Avanza silver BA1754 QA yang dikemudikan dua rampok lainnya berhasil kabur dan menghilang dari pengejaran.

Sementara itu, korban Yandra yang disekap pelaku baru ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di kawasan Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam dalam keadaan kaki dan tangannya terikat. (h/ndi)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]