Bank Nagari Kelola Rp71 Miliar Dana PNPM


Senin, 23 Maret 2015 - 19:17:00 WIB
Bank Nagari Kelola Rp71 Miliar Dana PNPM

Sebagaimana diketahui, fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perdesaan yang sem­pat menganggur selama 3 bu­lan di tahun ini karena pro­gram PNPM ditiadakan, akan resmi diperbantukan kembali.

Baca Juga : Pangkalan Militer AS di Irak Dihantam Roket, 5 Orang Dilaporkan Luka-luka

“Seiring dengan ber­akhir­nya kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kegiatan PNPM yang telah berlangsung hampir 8 tahun sejak tahun 2007 juga dihen­tikan. Namun program serupa tetap diselenggarakan Presiden Joko Widodo melalui kucuran dana desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Untuk itu pendamping PNPM yang sudah berpengalaman kita berdayakan kembali,” ungkap Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno usai membuka pertemuan pelaku PNPM Mandiri Perdesaan kemarin.

Irwan Prayitno menjelas­kan, fasilitator PNPM yang sempat menganggur selama 3 bulan di tahun ini, akan mulai bekerja di bulan April seiring turunnya kucuran dana desa. Di Sumatera Barat sendiri, tercatat 880 Nagari yang akan menerima dana desa dengan besaran masing-masing Rp300 juta – Rp500 juta, tergantung dari luas wilayah, jumlah pen­duduk, dan kondisi pemba­ngunan di nagari dimaksud.

Baca Juga : Hong Kong Larang Penerbangan dari India-Filipina-Pakistan Gegara Ada Virus Mutan

“Bulan April dana desa yang bersumber dari APBN Perubahan 2015 akan turun. Untuk itu, fasilitator PNPM perdesaan akan kita jadikan pendamping dana desa. Me­reka terlebih dahulu meng­inven­tarisir aset yang telah terealisasi melalui kegiatan PNPM, apa­kah yang berbentuk infra­struk­tur atau kegiatan simpan pin­jam. Selanjutnya, pendamping akan menga­rah­kan penggunaan dana desa untuk kegiatan lan­jutan,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pember­dayaan Masyarakat-BPM Su­ma­tera Barat Syafrizal me­ngakui, selama ini program PNPM Pedesaan yang telah berlangsung di Sumatera Barat sejak tahun 2007, dengan total anggaran Rp1,8 rriliun, ter­nyata mampu menurunkan angka kemiskinan dan mem­buat masyarakat sejahtera, melalui pembangunan infra­struktur dan mendorong kegia­tan perekonomian. Untuk itu, kurang lebih 500 fasilitator PNPM Perdesaan dari 12 Kabu­paten di Sumatera Barat sudah sepantasnya diberday­a­kan kembali untuk menyerap aspirasi dari masyarakat dan diwujudkan dalam kegiatan yang nyata. (h/atv)

Baca Juga : AS dan Rusia Makin Panas, Biden Peringatkan Putin Soal Navalny

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]