Golkar di Sumbar Mulai Melunak


Senin, 23 Maret 2015 - 19:43:20 WIB
Golkar di Sumbar Mulai Melunak

“Yang berselisih itu kan bukan kami, tapi adalah orang-orang di atas,” ungkapnya saat dihubungi Haluan, Senin (23/3).

Baca Juga : Di Tengah Guyuran Hujan, Wako Hendri Septa Jemput Keluarga Penerima Bedah Rumah

Sebelumnya diketahui, sebelum keluar SK pengesahan kepengurusan Golkar kubu Agung oleh Kemenkum  dan HAM, ia  menolak hasil Mu­nas Ancol dengan alasan ke­absahan surat mandat peserta di Munas Ancol diragukan.

Namun demikian Wahyu tetap mengatakan bahwa ma­salah di pusat belumlah se­lesai. Akan ada proses hukum yang akan dilakukan oleh ka­der Gol­kar lainnya. Seperti meng­gugat ke PTUN, melapor ke Bares­krim, dan lainnya. Yang jelas ia akan mengikut saja dan berupaya melakukan yang terbaik.

Baca Juga : Hendri Septa: Masyarakat Langgar Prokes Akan Ditindak Tegas

Sementara itu, Ketua Ang­katan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumbar Risman Siranggi mengatakan, hingga kini jalannya roda organisasi di tubuh Golkar masih berjalan seperti biasa. Tidak ada gejolak yang berarti. Risman se­be­lumnya meminta seluruh DPD Golkar se-Sumbar untuk me­ngikuti konstitusi dengan meng­hormati keputusan Ke­menkum dan HAM.

Terkait disahkannya ke­pengurusan Ketua Umum Agung Laksono oleh Ke­men­kum dan HAM, Golkar  Sum­bar masih menunggu pe­tunjuk lebih lanjut dari Sumbar.

“Yang jelas seluruh ka­bupaten dan kota hingga ke­camatan saat ini sedang mem­persiapkan Musyawarah Da­erah yang akan digelar da­lam waktu dekat. Mengingat sudah be­rakhirnya masa ja­batan ke­pengurusan di masing-masing DPD. Usai MUsda, kami (Gol­kar) akan membuka diri untuk Pilkada dan mem­per­silahkan kader terbaik men­daftar,” jelas Risman yang juga Wakil Ketua DPD Golkar Sumbar.

Menghadapi Musda ini sendiri, sejumlah nama pun mulai bermunculan untuk menjabat pelaksana tugas (Plt)  Ketua DPD Golkar Sumbar. Seperti Yan Hiksas dan Indra J Piliang. Namun, keputusan dari DPP masih belum didapat meskipun sejumlah kader Gol­kar sudah menemui Agung Laksono, pekan lalu. Kader yang hadir dalam pertemuan dengan Agung diantaranya Risman Siranggi, Zulkenedi Said, Syawir Taher dan lainnya.

“Kami menunggu saja ara­han dari pusat untuk Plt ini. Pertemuan dengan Agung ha­nya silaturahmi,” jelas Risman.

Terpisah, Ketua DPD Par­tai Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim masih enggan berkomentar dengan alasan terkait pengesahan SK oleh Kemenkum dan HAM.

“Janganlah dulu saya ber­komentar, saya belum dapat informasi. Saya sekarang se­dang di Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat po­litik dari Universitas An­dalas (Unand) Asrinaldi me­ngatakan, dengan keluarnya SK pengesahan dari Menkum dan HAM, tentunya kubu A­gung Laksono akan melakukan kon­solidasi supaya ke­pe­mim­pinannya menjadi kuat. Salah satu caranya merombak ke­pengurusan DPD-DPD yang diisi oleh loyalis Ical atau ARB. Menurutnya hal tersebut lumrah terjadi agar Golkar solid dalam menghadapi pro­ses politik ke depannya.

Asrinaldi menilai langkah politik yang dibuat kubu Agung pada internal partai ber­lambang Beringin tersebut adalah hal yang lumrah. Mes­kipun de­mikian ia juga tidak menampik bakal adanya pe­nolakan ke­putusan Men­kum­ham tersebut dari kader yang masih setia pada ARB, bahkan siap membackup ARB me­nempuh jalur hukum atas putusan Menkum dan HAM yang mensahkan kepe­ngu­ru­san Agung Laksono tersebut.

“Untuk sekarang ini siapa yang kuat akan berkuasa. Tapi saya yakin bagi yang mem­bangkang  pada DPP akan mengalah dengan sendirinya karena yang diakui pemerintah adalah kubu Agung Laksono,” ucap Asrinaldi. (h/mg-rin/eni)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]