Satu Ton Pupuk Bersubsidi Diamankan


Senin, 23 Maret 2015 - 19:53:28 WIB
Satu Ton Pupuk Bersubsidi Diamankan

Informasi yang diperoleh Haluan menyebutkan, berawal penangkapan terhadap ter­sangka di UD Thani saat men­dapatkan laporan dari masya­rakat. Dari laporan itu, tim gabungan langsung menindak­lanjuti dengan cara mendatangi lokasi kejadian. Setiba di sana, petugas menanyakan izin atau legalitas perindustrian pupuk tersebut.

Namun tersangka tidak bisa memperlihatkan kepada tim gabungan, di mana UD Thani yang dimilikinya tidak mengantongi izin alias ilegal. Kemudian petugas langsung mengamankan tersangka ber­sama barang bukti yang ada di lokasi kejadian. Kini kasusnya masih dikembangkan, karena petugas masih di lapangan untuk mencari tahu siapa dibalik ini semua.

Baca Juga : Hadiri Wisuda TK dan SMP Adz-Zikra, Wako Padang Hendri Septa Beri 'Reward'

Direktur Reskrim Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sum­bar Kombes Pol Siswanto didampingi Kasubdit I AKBP Dasuki Herlambang menga­takan, penangkapan tersebut bermodalkan dari laporan masyarakat. Setelah dipastikan laporan tersebut, pihaknya langsung membentuk tim yang terdiri dari Polresta Padang dan Dinas Pertanian untuk mengungkap kasus tersebut.

“Saat kami tiba di lokasi dan menanyakan surat izin kepada tersangka, ternyata dia tidak bisa memperlihatkannya. Me­nget­ahui hal itu, kami lang­sung mengamankannya,” kata­nya kepada wartawan, Senin (23/3).

Dikatakannya, untuk me­ngung­kap kasus tersebut pe­tugas melakukan kordinasi dengan pihak terkait, untuk bisa mengungkap jaringannya. “Kini tim masih berada di lapangan, untuk mengungkap siapa saja pemainnya, selain dari tersangka ini,” jelasnya.

Ditambahkannya, UD Th­a­ni telah beroperasi selama 2,5 tahun dan akibat per­bu­a­tan­nya, tersangka terancam de­ngan pasal berlapis, yakni pasal 1 ayat 1 Perpu nomor 21 tahun 1959 junto pasal 1 dan 6 UU darurat 1975 dan Perpres no­mor 77 tahun 2005 dengan ancaman kurungan lima tahun kurungan penjara.

Siswanto mengimbau ke­pada masyarakat, agar bisa bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mem­be­rantas peredaran pupuk ber­subsidi ilegal di wilayah Sum­bar. “Sekecil apapun infor­masi yang diberikan, kami akan menindaklanjutinya. Sebab, tanpa ada dukungan dari ma­sya­rakat kami tidak akan be­kerja optimal,” ung­kapnya. (h/nas)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]