Resmikan Jembatan, Irwan Prayitno Puji Ali Mukhni


Rabu, 25 Maret 2015 - 19:29:50 WIB
Resmikan Jembatan, Irwan Prayitno Puji Ali Mukhni

“Pak Ali Mukhni ini bupati yang kecil tapi lincah. Dia jago lobi pemerintah pusat dan provinsi sehingga bisa mem­bangun mega proyek triliunan rupiah tanpa menggunakan dana APBD,” kata putra Ku­ranji Kota Padang itu.

Baca Juga : Bupati Pesisir Selatan Minta Bapedalitbang Kaji Penyebab Banjir Rahul Tapan

Dijelaskannya, bahwa Pa­dang Pariaman secara geografis sangat diuntungkan karena be­rada dekat dari ibukota provinsi. Apalagi didukung dengan ke­beradaan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sebagai pintu gerbang Ranah Minang. Karena itulah Padang Pariaman sangat ber­potensi terhadap pe­ngem­ba­ngan wilayah Provinsi Suma­tera Barat di masa depan. Saat ini telah banyak investasi in­fra­struktur yang sedang diba­ngun berkat sinergitas antara pemerintah propinsi dan kabupaten.

Irwan mencontohkan, me­ngenai Pembangunan Badan Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) di Tiram, Kecamatan Ulakan Tapakis seluas 35 hektar yang meru­pakan ter­megah di Indonesia. BP2IP tersebut dibangun de­ngan dana APBN sebesar Rp 1,5 triliun secara multiyears.

Baca Juga : 500 Pelaku Usaha di Sumbar Kena Denda Akibat Langgar Protokol Kesehatan

Diceritakannya ketika Bu­pati Ali Mukhni menda­ta­nginya meminta bantuan dana APBD Propinsi dan ia pun menyanggupi. “Pak Ali Muk­hni bilang, pak gubernur ini ada sekolah pelayaran dari Kementerian Perhubungan. Tapi tolong dibantu pem­be­basan tanahnya, dan kami ber­sama DPRD menyanggupi walaupun biayanya puluhan miliar karena BP2IP meru­pakan bangunan monumental di Sumbar yang terletak di Padang Pariaman,” kata man­tan Anggota DPR RI itu.

Selain itu masih banyak pembangunan mega proyek yang didukung oleh APBD Provinsi terutama dalam pem­bebasan tanah seperti pem­bangunan MAN Insan Cen­dikia, Asrama Haji, Jalan Lingkar Duku-Sicincin, Jalur Kereta Api Duku-BIM, Sta­dion Utama, Normalisasi Su­ngai dan masih banyak yang lain. Pada kesempatan itu Irwan juga menepis isu yang menyerangnya yang me­ngata­kan selama kepemimpinannya tidak adanya pembangunan yang monumental. Isu tersebut tentunya dilemparkan oleh lawan politik seiring me­ma­nasnya suhu politik. Oleh karena itu merasa perlu mem­publikasikan kepada mas­yara­kat melalui media massa dan media sosial.

“Ada yang bilang selama pak gubernur menjabat tidak ada pembangunan monu­men­tal. Tapi setelah kita pu­bli­kasikan melalui media massa dan medsos seperti facebook maka banyak yang meng­apre­siasi,” kata gubernur yang Hafiz al Quran itu. Diceri­takannya ketika mengawali pembangunan Jalan Lingkar Duku Sicincin sepanjang 27 kilometer banyak masyarakat yang tidak ada yang percaya. Banyak yang bilang Gubernur hanya memberi harapan palsu kepada masyarakat.

Namun berkat dukungan DPRD dan kerja keras Bupati Ali Mukhni dalam pembe­basan tanah maka tahun 2014 yang lalu telah selesai empat buah jembatan penghubung dengan biaya seratus milyar. Pembangunan jalan lingkar tersebut dilanjutkan dengan pengaspalan pada tahun 2015 ini.

“Semula tak ada yang per­caya akan dibangun Jalan Duku-Sicincin,  bahkan ada komentar dan merasa di-PHP-in oleh Gubernur. Tapi seka­rang semuanya dapat dibuk­tikan. Insya allah dilanjutkan tahun ini,” kata Suami dari Hj. Nevy Irwan itu. Ditambah­kannya bahwa Padang Paria­man ditetapkan sebagai Kota Industri Kreatif Terpadu oleh Kementerian Perindustrian.  Persiapan telah disiapkan Ana­­lisis Dampak Lingkungan (AMDAL), Studi Kelayakan dan kelengakapan lainnya Ko­ta Industri Kreatif terletak di Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung dengan luas lahan 5000 hektar yang akan menyerap ribuan tenaga kerja nantinya.

Ia mengakui perhatian khu­­sus ke Kabupaten Padang Pariaman membuat kepala daerah lain yang protes. Ka­rena sebagian besar APBD untuk membiayai pembangu­nan mega proyek yang ber­skala nasional dan interna­sional itu.

Ia beralasan bagi kepala daerah yang mampu dan ber­usaha menarik dana pusat ke daerah tentunya mendapatkan anggaran yang lebih pula. Na­mun ia akui bahwa seluruh daerah yang terdiri dari 19 kabupaten dan kota itu telah menikmati pembangunan se­perti pembangunan jalan, jem­batan, normalisasi dan pro­gram strategis lainnya.

Sementara itu, Bupati Ali Mukhni membenarkan bahwa pe­satnya pembangunan Pa­dang Pariaman berkat perha­tian dari pemerintah provinsi bersama stakeholders.

Ia pun menyampaikan uca­pan terima kasih masyarakat atas bantuan moril dan materil untuk mewujudkan Padang Pariaman sebagai pusat per­tumbuhan ekonomi Sumatera Barat.  “Atas nama pemerintah dan masyarakat Padang Paria­man, kami memberikan apre­siasi bapak gubernur bersama selu­ruh stakeholders yang banyak membantu pembangu­nan un­tuk kesejahteraan umat,” kata alumni Lemhanas Tahun 2012 itu.

Menanggapi pujian Guber­nur Irwan, ia menjawab bekerja ikhlas karena Allah SWT kare­na bekerja ikhlas merupakan ibadah. Ia menilai yang dilaku­kannya merupakan sebagai bentuk kepedulian dan per­tanggungjawaban kepada Allah SWT.

Ali Mukhni mengatakan keberhasilannya membangun Padang Pariaman karena meli­batkan seluruh komponen masyarakat seperti ninik ma­mak, ulama, perantau dan tentunya hubungan harmonis dengan DPRD. “Allah SWT tidak tidur, jika berusaha sungguh-sungguh ma­ka kita akan berhasil,” kata bupati yang didampingi Kabag Humas Hendra Aswara. (h/bus)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]