Calon Anggota Pol PP Pertanyakan Pungutan


Rabu, 25 Maret 2015 - 19:40:28 WIB
Calon Anggota Pol PP Pertanyakan Pungutan

“Kalau masih bingung dengan uang itu. Hitung sendiri saja, tes kesehatan itu berapa uangnya, begitu juga dengan yang lainnya,” urai Jhon didampingi Andre Algamar, yang ditemui di Balaikota Padang, Aia Pacah.

Baca Juga : Hadiri Wirid di Perumda AM Padang, Hendri Septa Ajak Tingkatkan Kepedulian

Ia menambahkan, walaupun pendaftaran dibuka hanya tiga hari yang dimulai 24 hingga 26 Maret. Pada Selasa (25/3) sudah 275 orang yang mendaftar, sedangkan yang akan diterima untuk pegawai kontrak hanya 50 orang dengan rincian 35 lapangan dan 15 wanita untuk di kantor.

Jhon meyakini, dalan perekrutan ini tidak ada KKN diterapkan. Jika ditemui dan terbukti dia sebagai panitia, dia berani memecat orang tersebut. “Tes yang kita lakukan murni tanpa ada titipan siapapun,” jelasnya.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

Ia mengimbau, perekrutan ini terbuka untuk umum dan siapa saja boleh untuk mendaftar dengan ketentuan umur 24-26 tahun dan lulus SMA sederajat. “Kalau ada KKN pasti ditutup, silahkan media yang mengawal,” tutup Jhon.

DPRD Sayangkan Pungutan

Baca Juga : Pandemi Belum Reda, Warga Padang Takut Berobat ke Puskesmas

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra menyayangkan pembayaran yang harus dilakukan oleh calon Satpol PP Kota Padang sebesar Rp600 ribu. Menurutnya, tindakan ini perlu dipertanyakan, karena orang yang mendaftar ke sana adalah masyarakat miskin yang butuh pekerjaan. Belum mereka lulus, sudah dibebankan uang yang lumayan besar.

“Saat ini saya sedang di luar kota, setelah pulang nanti saya akan memanggil mereka,” katanya.

Baca Juga : Jumlah Penerima BST di Padang Berkurang 2 Ribu KPM

Apapun alibi yang mereka gunakan, untuk menarik pungutan kepada peserta tes masuk Pol PP tidaklah dibenarkan. Mereka itu, hanya akan diangkat sebagai pegawai kontrak, kenapa harus membayar segitu banyak, sedangkan mereka belum terjamin kelulusannya.

“Ini harus segera dihentikan, jangan ada pembiaran terkait permasalahan ini, kami dari DPRD Kota Padang akan memanggil mereka,” ucapnya.

Pada Markas Satpol PP Kota Padang, terpampang spanduk yang berisikan kata pendaftaran untuk pegawai kontrak Satpol PP dibuka. Banyak pemuda yang membawa map berisikan surat lamaran untuk mendaftar.

Menurut salah seorang calon Satpol PP, AH (21), yang berdomisili di Penggambiran mengatakan, untuk pendaftaran peserta tidaklah dibebankan biaya, namun sewaktu tes kesehatan akan dipungut Rp600 ribu, pelaksanaan tes sendiri akan dilaksanakan di RST Dr Reksodiwiryoý. (h/ows/ade)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]