Perpisahan Sekolah Tidak Boleh Megah


Kamis, 26 Maret 2015 - 19:33:31 WIB
Perpisahan Sekolah Tidak Boleh Megah

“Ketika acara ini dilakukan di luar ketentuan itu, tentu sudah menyalahi norma yang seharusnya. Apalagi dilakukan di hotel dan sampai menginap, tentu bukan lagi acara perpisahan yang nantinya akan mengeluarkan uang banyak yang memberatkan siswa,”  ujarnya kepada Haluan, Kamis (26/3).

Baca Juga : Perkembangan Kasus Covid-19 di Kota Padang, Kadinkes: Mendekati Zona Kuning

Aturan ini, kata Syamsulrizal, merupakan kewe­nangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota, sehingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi tidak bisa mengintervensi aturan ini.

“Kita tidak pernah mengeluarkan edaran seperti ini, sepenuhnya wewenang kabupaten/kota. Hanya saja, kita dari provinsi mengimbau dinas kabupaten/kota untuk melakukan kontrol terhadap kegiatan per­pisahan ini jangan sampai keluar dari norma yang ada,” tegasnya. Syamsulrizal juga meminta agar acara perpisahan ini diadakan di tempat-tempat yang murah dan meriah, seperti di Taman Budaya, atau di lokasi objek wisata di Sumbar.

Baca Juga : Sidak ASN Pemko Padang, Arfian: Tingkat Kehadiran Mencapai 99 Persen 

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Habibul Fuadi. Ia mengatakan, perayaan acara perpisahan yang dilakukan sekolah secara berlebihan, apalagi sampai memakai fasilitas hotel tidak akan diberikan izin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kegiatan apapun yang akan diadakan sekolah, izinnya pasti melalui kita, begitu juga dengan per­pisahan ini. Ketika tahu acara di hotel tidak akan kita beri izin, karena akan memakan biaya besar dan memberatkan siswa tentunya,” ujarnya.

Sejauh ini Habibul belum mendapat informasi terkait sekolah mana di Kota Padang yang akan mengadakan perpisahan di hotel. Pihaknya merasa itu tidak mungkin terjadi, karena untuk mengadakan perpisahan di hotel pasti butuh anggaran besar.

“itu tidak mungkin terjadi, apalagi komite tidak ada lagi, karena adanya sekolah gratis. Ditambah lagi, beberapa bulan lalu ada larangan kegiatan di hotel. Lagi pula dari mana sekolah dapat biaya sebesar itu,” papar Habibul. Habibul tidak menampik adanya niat dari beberapa sekolah yang ingin membuat acara tahunan cukup besar, seperti perpisahan. Namun, sekolah yang ada di Kota Padang punya halaman yang cukup untuk melakukan kegiatan seperti itu.

Salah seorang siswa SMK N 5 Padang, Nurul menuturkan, perpisahan itu merupakan acara yang khidmat dan penuh dengan keakraban. Jika diadakan di hotel, dirasa akan meninggalkan suasana sekolah. “Kalau saya setuju jika di sekolah saja, karena foto-foto kita nanti akan memperlihatkan lingkungan sekolah. Di hotel pun pasti bayar mahal dan kita nyumbang, sementara kita harus memikirkan biaya untuk kuliah,” tandasnya. (h/ows/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]