“Dejavu” Gusmal-Desra


Kamis, 26 Maret 2015 - 19:49:59 WIB
“Dejavu” Gusmal-Desra

Pada pilkada 2015, ini kedua tokoh ini kembali bertemu, tentunya dalam suasana dan kepentingan yang berbeda. Jika pilkada kali ini berja­lan lurus tanpa mempermasalahkan terlalu jauh peraturan KPU dan kisruh yang saat ini menimpa parpol di pusat, maka melihat pada potensi yang dimiliki Gusmal dan Desra, Pilkada Kabupaten Solok 2015, bisa dipastikan akan menjadi arena pertarungan milik mereka.

Baca Juga : Investasi Tumbuh, Indonesia Maju

Desra sebagai patahana dari daerah selatan, yang sudah 16 tahun berkiprah di dunia politik Kabup­a­ten Solok, selama satu periode menjabat sebagai Anggota DPRD Kab.Solok dan dua periode sebagai Wakil Bupati Solok tentu juga telah memiliki basis massa yang jelas. Tekad Ketua DPD Golkar Kab. Solok ini untuk melajutkan ikhtiar­nya mebawa kemajuan bagi daerah itupun telah lebih dulu dipastikan dengan mendaftar ke sejumlah parpol. Bahkan dari hasil Pleno DPD Golkar Kab.Solok, Desra sudah ditetapkan sebagai satu-satunya Balon Bupati dari partai berlambang pohon beringin itu.

Namun yang lebih menarik adalah pilihan Desra meminang Ir  Bachtul yang nota bene adalah tetangga dari Gusmal di Nagari Guguk. Bahkan rumah antara kedua tokoh ini hanya dipisahkan jalan raya lintas Sumatera Solok - Padang.

Baca Juga : Kenangan Bersama Bang Rusdi Lubis

Keberadaan Bachtul sebagai politisi muda tidak bisa dipandang sebelah mata, kiprahnya selama dua periode duduk sebagai legislator di DPRD Sumbar tak diragukan lagi. Masyarakat tentu tidak akan melu­pakan begitu saja miliaran  dana untuk pembangunan  infrastruktur yang monumental dibawanya dari APBD Provinsi, sebagai bukti pengabdiannya kepada daerah pemi­lihannya.

Meski masih dalam batas waca­na, karena belum ada deklarasi untuk memastikan kedua tokoh ini sebagai pasangan pada pilkada mendatang, namun kemungkinan terwujudnya hal itu juga bahkan telah mendekati angka 90 persen. Keberadaannya pun dianggap seba­gai representasi dari koalisi Golkar dan Nasdem di Kabupaten Solok.

Baca Juga : Tidak Ada yang Berubah dari Sosok Buya Mahyeldi

Sementara itu, Gusmal yang merupakan mantan Bupati Solok periode 2005-2010. Kiprahnya sebagai birokrat juga sudah tak diragukan lagi, sederet  jabatan sebagai Kepala SKPD seperti Bap­peda, DPPKA, hingga Sekretaris Daerah sebelum memilih jalur politik sebagai kepala daerah pernah dilakoninya. Memori dan daya ingat­nya diiringi senyum khasnya kala bertemu seseorang, menjadi kenangan tersendiri bagi orang-orang yang pernah mengenal pria yang akrab disapa “Pak Datuk” ini.

Tak hanya memiliki simpatisan di kalangan pemerintah Kab.Solok, di kalangan masyarakatpun kede­katan Gusmal yang juga mantan Ketua LKAM ini dengan tokoh masyarakat dan ninik mamak di 74 nagari di daerah itu juga bukan cerita lalu. Bahkan menurut sejumlah sumber, Gusmal memiliki basis massa militan yang masih terawat hingga kini di kalangan akar rumput.

Baca Juga : Anies Baswedan Menggapai Pangan untuk Pilpres 2024

Fenomena ini kian menarik, kala Gusmal menyatakan siap maju dengan mendaftar ke partai ber­lambang kabah PPP pada Kamis, kemarin. Tak tang­gung-tanggung, Gusmal pun langsung menggandeng tokoh yang juga berasal dari wilayah Selatan, yang saat ini menjadi Ketua DPW PPP Sumbar Yulfadri Nurdin sebagai balon wakil­nya. Bahkan setelah mendaftar ke PPP, pada hari itu juga kedua tokoh inipun langsung mendaftar ke partai berlam­bang matahari terbit PAN. (*)

 

Laporan: YUTIS WANDI

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]