KWT Koto Tinggi Bertahan dengan Kemiri


Jumat, 27 Maret 2015 - 19:18:47 WIB
KWT Koto Tinggi Bertahan dengan Kemiri

Sistem usaha yang dila­kukan KWT dengan membeli buah kemiri mentah kepada ma­syarakat dengan harga Rp 5.000 per kg, kemudian dima­sukan ke dalam lemari pen­dingin satu malam, lalu di­kupas dengan cara memecah kemiri menggunakan tek­no­logi sederhana dari batu dan martil. Hasilnya sekitar 400 kg kemiri siap kupas per hari dijual kepada pedagang dengan harga Rp 23.000 per kg. Da­lam setiap tiga kg kemiri basah menghasilkan satu kg kemiri terkupas siap jual.

Baca Juga : Bupati Benny Utama Sampaikan RPJMD ke DPRD

“Pekerjaan pengupasan dilakukan pada sore dan ma­lam, setelah anggota KWT me­ngerjakan tugas rutin sebagai pe­tani di siang hari, pekerjaan ini merupakan pekerjaan tam­bahan yang mendatangkan hasil cukup lumayan,” kata Zulkifli usai memberikan penyuluhan kepada KWT ter­sebut Jumat(27/3) kemarin.

Prospek pasar kemiri hing­ga saat ini cukup cerah, bera­papun hasil kupasan selalu dibeli oleh pedagang dari berbagai daerah. Koto tinggi merupakan jorong terpencil dengan hasil utama ma­sya­rakatnya adalah karet, tapi kondisi jalan ke daerah masih rusak. (h/ks)

Baca Juga : TSR VII Dharmasraya Bukber dengan Jamaah Masjid Baitul Amanah Panyubarangan

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]