Fakta Integritas Demokrat Nol Besar


Jumat, 27 Maret 2015 - 19:35:30 WIB
Fakta Integritas Demokrat Nol Besar

“Dengan status sudah terpi­dana yang  disandang Eri Zulfian saat ini,  seharusnya  itu jadi acuan bagi Demokrat untuk menaikkan PAW. Jangankan jadi terpidana,  ketika ditetapkan jadi tersangka saja, partai  harus punya keberanian untuk memberhentikan yang bersangkutan. Bagaimanapun juga naiknya Eri Zulfian ke DPRD adalah berkat membawa nama partai,”  papar M Taufik yang dihu­bungi Jumat (27/3) kemarin.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

Saat dilihat dalam konteks hu­kum negara,  tambanya,  meski telah barstatus terpidana kemungkinan akan ada proses hukum yang masih harus dilalui memang akan ada . Tapi, ulasnya seharusnya tidak bisa dijadikan oleh Demokrat untuk menunda penaikan PAW. Sebab penundaan akan berlaku jika dilihat dalam konteks proses hukum. Na­mun  saat persoalan dilihat dari sisi etika dan moralitas yang harus diterapkan partai arahnya pasti akan berbeda.

“Dengan fakta integritas yang menjadi acuan etika dan moralitas partai, harusnya Demokrat punya mekanisme tersendiri untuk me­naik­kan PAW. Jika DPP dan DPD Demokrat tak punya kebera­nian mengambil sikap seperti ini,  fakta integritas yang dipelopori langsung oleh SBY hanya akan bernilai nol besar,”  tandas M. Taufik.

Baca Juga : Pandemi Belum Reda, Warga Padang Takut Berobat ke Puskesmas

Sementara itu, Sekretaris DPD Demokrat  Sumbar, Asrul Tanjung  saat dihubungi pada hari yang sama mengatakan, mengacu pada undang-undang hukum negara, untuk mem­ber­hentikan yang bersangkutan sebagai anggota dewan, harus ditung­gu dulu putusan yang dikeluarkan pengadilan benar-benar inkrah.

“Sedangkan yang ada sekarang, putusan baru pada tingkat penga­dilan tipikor.  Bisa saja ada upaya hukum lain  yang akan  diambil  . Umpama, bisa saja ada banding, kasasi, atau yang lainnya. Atas pertimbangan tadi,  kita memang belum mengeluarkan putu­san untuk me­naikkan PAW,” papar Asrul Tanjung.

Baca Juga : Jumlah Penerima BST di Padang Berkurang 2 Ribu KPM

Kendati  demikian, katanya lagi, situasi yang ada sekarang tidaklah didiamkan begitu saja oleh DPD.  Ia menyebut partai sudah membentuk tim untuk membahas apa yang tengah terjadi. Selain itu kasus ini juga telah  dilaporkan ke pusat, untuk kemudian DPD Demokrat Sumbar sedang menunggu putusan yang akan diambil  DPP pusat.

“Kita tunggu arahan dari pusat, jika DPP meminta di PAW, akan kita PAW,” jelasnya.

Baca Juga : Di Depan Doni Monardo, Gubernur Rekomendasikan Pinago sebagai Penahan Abrasi

Selain telah ada upaya untuk segera memperjelas status Eri Zul­fian sebagai wakil rakyat di DPRD Sumbar, dikatakan Asrul Tanjung juga,  saat ini mereka juga tengah melakukan pendekatan persuasif pada individu yang bersangkutan. Untuk ini, jika yang bersangkutan (Eri Zulfian, red) legowo menerima proses hukum yang telah dijalani  kemungkinan besar proses PAW akan bisa dipercepat.

Sementara itu,  saat disinggung fakta integritas yang telah disepakati Demokrat, dimana kader yang ter­sangkut masalah hukum harus me­ngun­durkan diri atau bersedia dike­luar­kan dari partai, dikatakan Asrul ini su­dah dilakukan oleh Demokrat Sumbar.

“Fakta integritas berlaku, saat ada pejabat struktur partai demokrat bersatus tersangka yang bersang­kutan akan dikeluarkan dari ke­pengurusan partai.  Itu sudah kita laksanakan. Beberapa waktu lalu internal DPD telah memutuskan untuk  memberhentikan Eri Zulfian dari posisinya sebagai Ketua DPC,” urai Asrul Tanjung.

Lebih lanjut, bicara masalah posisi Eri Zulfian sebagai anggota DPRD yang belum kunjung diber­hentikan, ia bertutur, itu tak bisa dihubungkan dengan fakta integritas yang ada di tubuh partai Demokrat.

“Fakta integritas  hubungannya adalah dengan status kader pada kepengurusan partai. Terkait proses hukum yang sedang dijalani saudara Eri Zulfian,  ini  murni masalah hukum negara. Karena Demokrat merupakan partai yang menjunjung tinggi azaz dan hukum negara, kita menghormati proses hukum yang memang belum inkrah tadi,” pung­kasnya. (h/mg-len)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]