Riza Falepi Optimis Payakumbuh Kota Bersih 2015


Selasa, 31 Maret 2015 - 19:21:27 WIB
Riza Falepi Optimis Payakumbuh Kota Bersih 2015

Dikatakan Walikota ener­gik ini, segala upaya terus dila­kukan. Upaya menuju Kota Sehat 2015 itu dilakukan de­ngan meminimalisir kesa­lahan sampai rasio 0 persen, buang air besar sembarang tempat (BABS), meminima­lisir rokok, sampai cara hidup sehat masya­rakat, dan terus mendorong berbagai upaya sanitasi dan air bersih bagi warga.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Covid-19 di Sumbar: Positif 101, Sembuh 158, dan Meninggal Dunia 4 Orang

Kota Payakumbuh, me­nurut Riza Falepi kini makin sadar kesehatan. Program tera­nyar Pemko Payakumbuh kini dengan melakukan pelayanan general checkup dasar di setiap Puskesmas. Sehingga, ma­syarakat bisa memeriksakan kesehatannya di Puskesmas yang terdekat.

“Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan peralatan yang terstandarisasi dan mam­pu memeriksa kadar kesehatan secara dasar. Hingga tak ada lagi nantinya masyarakat yang tidak tahu bahwa tubuhnya memiliki kadar kolesterol atau gula yang tinggi. Ini antisipasi kesehatan yang sudah preventif dilakukan di tengah ma­syara­kat,” demikian penjelasan lulusan ITB Bandung itu.

Baca Juga : Hasil Dua Operasi Polda Sumbar, Ratusan Tersangka Sudah Ditangkap

Kadinas Kesehatan Kota Payakumbuh Elzadaswarman di tempat terpisah, menga­takan tengah berkoordinasi dengan pihak Sumbar soal kegiatan di Payakumbuh. Peri­ngatan Hari Kesehatan Sedu­nia yang akan dilebur dengan nama Hari Integrasi Kese­hatan Internasional 2015, akan pula menghadirkan dua kepala daerah lain. ”Integrasi mak­sudnya, bahwa kegiatan ini digabung antara kegiatan ke­ber­hasilan penanganan Mala­ria, BABS, Sanitasi, serta program Kota Sehat 2015. Jadi, Bupati Kepulauan Men­tawai dan Bu­pati Pesisir Sela­tan akan di­berikan kelam­bu sebagai pe­nanganan malaria di dua dae­rah itu,” ujar Elza­das­war­man menegaskan taha­pan peri­ngatan Hari Integrasi Ke­sehatan Inter­nasional 2015.

Diperingati Sederhana

Baca Juga : Wabup Pasaman Sabar AS Minta PMI Jaga Ketersediaan Stok Darah

Sesuai edaran Mendagri dan petunjuk Presiden RI bahwa peringatan-peringatan hari besar dilakukan dengan skala yang diperkecil; baik prosesi maupun penganggaran. Makanya, menurut Riza Fale­pi akan dikemas sederhana dan proporsional.

“Kali ini, kita hanya akan mengundang para Kepala Di­nas Kesehatan se-Sumbar ser­ta para Kepala Rumah Sakit. Ibu Menteri akan datang de­ngan pesawat pagi, lalu ke kediaman Walikota serta dike­mas kegiatan siang harinya di Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah Payakumbuh, pada 9 April tersebut,” papar Wali­kota Riza Falepi dan Kadiskes Elzadaswarman senada.

Baca Juga : Operasi Antik Singgalang 2021 di Pasaman, 20 Paket Ganja Kering Diamankan

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Kota Sehat 2015, yang Ketua Bappeda Paya­kumbuh Rida Ananda menga­takan segala program menuju Kota Sehat bagi Payakumbuh dilakukan simultan dan terins­tegrasi di setiap unit peme­rintahan. Menggerakkan kesa­daran masyarakat untuk selalu hidup bersih terus dilakukan.

“Payakumbuh sudah me­nem­pati urutan pertama kota yang sadar dan bagus sanita­sinya. Ditambah pro­gram SIKAT HABIS atau “Selalu Ingin Kesehatan Anda Terpe­lihara, Harus Bisa!” yang akan diprasastikan bersama Men­teri Kesehatan Prof Dr dr Nila F Moeloek SpM (K),” ujar Rida Ananda.

Menteri Kesehatan Prof Dr dr Nila F Moeloek SpM (K) sendiri yang mantan Utusan Khusus Presiden untuk MDGs 2015, mengatakan dalam rilis resmi di Kemenkes, bahwa tahun 2015 merupakan tahun terakhir untuk pengukuran capaian Millennium Deve­lopment Goals (MDGs), seka­ligus tahun pertama dalam pelaksanaan Rencana Pem­bangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019 dalam rangka mewu­judkan VISI Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Ber­kepribadian Berlandaskan Gotong Royong.

Agenda pembangunan ke­se­­hatan tahun 2015 – 2019 adalah mewujudkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang semakin mantap. Berarti setiap orang berhak men­da­patkan pelayanan kesehatan yang ber­mutu sesuai kebu­tuhan. Ren­cana Strategis 2015 - 2019, Kementerian Kese­hatan telah menetapkan 2 tujuan utama yaitu mening­katnya status ke­s­e­hatan masya­rakat dan me­ningkatnya res­pon­siveness dan perlin­dungan masyarakat ter­hadap risiko sosial dan fi­nansial di bidang kesehatan.

Menteri Kesehatan menye­but kegiatan  Kesehatan Indo­nesia 2015 difokuskan pada kegiatan promotif preventif dari upaya kesehatan masya­rakat. Upaya kesehatan masya­rakat, mulai dilakukan secara preventif atau mencegah supa­ya tidak terjadi masalah kese­hatan secara nyata. Tidak lagi fokus ke pengobatan. (h/nto)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]