Bayi Kembar Lima Lahir di RSAM Bukittinggi


Selasa, 31 Maret 2015 - 19:32:43 WIB
Bayi Kembar Lima Lahir di RSAM Bukittinggi

Diduga kondisi bayi masih sangat lemah saat dilahirkan, sehingga membuat kelima bayi itu akhirnya meninggal dunia. Memang, bayi yang dilahirkan prematur itu baru sekitar enam bulan berada dalam kandungan ibunya.

Baca Juga : Wagub Sumbar: Perencanaan Food Estate Masih Banyak Masalah, Butuh Pengawasan!

Dari lima bayi itu, tiga di antaranya bejenis kelamin pe­rempuan, sementara dua bayi lagi berjenis kelamin laki-laki. Hingga Selasa (31/3) siang, Ibu bayi itu masih dirawat di RSAM Bu­kit­tinggi, karena kondisi fi­siknya masih lemah, se­men­tara kelima bayi yang me­ninggal dunia telah dibawa ke kampung halaman kawasan Taratak Ku­bang Pa­ya­kum­buh, untuk dima­kamkan.

Menurut Jusni (50) mer­tua Yulia Anggraini, menan­tunya itu telah dirawat di rumah sakit sekitar seminggu yang lalu, karena sering me­rasakan sakit pada bagian perutnya, yang diduga berasal dari dalam kandungan.

Baca Juga : Sinergitas Antar Rumah Sakit Bisa Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumbar

“Awalnya, menantu saya berobat ke dokter tempat biasa berobat. Namun setelah dipe­riksa, dan menyatakan Ayu (panggilan Yulia Anggraini) harus dirujuk, akhirnya kami membawa Ayu ke rumah sa­kit. Sebelumnya, kami juga diberitahu dokter, bahwa Ayu akan melahirkan anak kem­bar. Namun kami tidak me­nyangka jika semua bayi Ayu lahir prematur dan tidak bisa diselamatkan,” tutur Jusni.

Jusni menceritakan, ujian berat yang diterima Ayu ini bukan untuk pertama kalinya yang dialami Ayu. Menurut Jusni, semenjak Ayu menikah dengan anaknya Hengkiyan Saputra pada tahun 2013 lalu, Ayu mengalami tiga kali kemalangan.

“Hamil pertama, Ayu me­ngalami keguguran saat usia kandungannya baru berumur tiga bulan. Pada hamil kedua, Ayu juga keguguran pada saat baru hamil lima bulan. Se­karang, bayi Ayu lahir pre­matur disaat baru hamil enam bulan dan semuanya mening­gal dunia. Mungkin Allah belum menginginkan saya menda­patkan cucu,” ujar Jusni.

Meski merasa sedih, na­mun Jusni mengaku pasrah menerima cobaan tersebut. Menurutnya, Ia akan terus berdoa agar diberi cucu oleh Tuhan Yang Maha Esa. (h/wan)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]