Jalan Teluk Kabung ke Mandeh Dilanjutkan


Jumat, 03 April 2015 - 20:01:45 WIB
Jalan Teluk Kabung ke Mandeh Dilanjutkan

“Pembangunan mesti dila­kukan dengan bertahap. Karena kalau sekaligus akan menyedot APBD yang cukup besar,”  te­rang Yulfitni.

Baca Juga : H-6 Lebaran, Pantai Purus Padang Sepi Pengunjung

Menurut Yulfitni, kondisi geografis membuat pembukaan lahan ini membutuhkan biaya besar.  Namun mengingat pen­ting­nya jalan ini  yang salah satunya untuk mendongkrak pariwisata Sumbar, yakni kawa­san Mandeh di Kabupaten Pes­sel, maka DPRD Sumbar me­ma­sukkan penyelesaian jalan ini sebagai skala prioritas.

“Total panjang ruas jalan ini 41 kilometer. Direncanakan, hingga tahun 2016 mendatang jalan ini sudah tembus. Setelah itu akan dilanjutkan dengan pengerasan dan lainnya,” papar Yulfitni.

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

Ia menambahkan, setelah melihat kondisi langsung di lapangan, penyelesaian ruas jalan ini akan mendongkrak potensi kawasan wisata Man­deh. Pasalnya, pemandangan alam di sepanjang jalan ini menjanjikan daya tarik ter­sendiri.

“Kawasan masih asri, kita berjalan di pinggang bukit dan dapat melihat kawasan laut Mandeh dengan beberapa pu­lau lainnya. Jika jalan ini selesai akan sangat menguntungkan untuk  dunia pariwisata Sum­bar” katanya.

Anggota Komisi IV lainnya, Muzli M Nur dan Erman Ma­wardi menyebut, setelah jalan ini tembus ini,  akan ada pe­ngang­garan juga untuk pem­bangunan jembatan. Seti­dak­nya, ada empat jembatan yang mesti dibuat. “Mesti segera disele­saikan. Ini bisa jadi jalur alter­na­tif Padang-Pessel,” kata Muzli.

Lebih lanjut, Muzli me­nyam­paikan dengan pem­buka­an jalan ini, bisa mem­berikan akses darat untuk ke Nagari Mandeh. Pasalnya, saat ini, untuk menuju perkampungan Mandeh mesti menggunakan perahu atau jalur laut.

Dia memprediksi akan ba­nyak investor yang mau berin­vestasi di kawasan itu jika akses jalan selesai dikerjakan. Eko­nomi masyarakat sekitar akan terangkat dan pertumbuhan ekonomi masyarakat membaik.

“Kita akan dorong dalam APBD induk 2016 bisa disele­saikan. Potensinya sangat besar karena selama ini kawasan Mandeh menjadi perbincangan masyarakat Indonesia karena potensi wisatanya sangat bagus,” ujarnya.

Di lain pihak, Kasi Pelak­sanaan Wilayah III Dinas Pras­jaltarkim Sumbar, Zul Akhyar menyebutkan pembukaan jalan ini telah dilakukan sejak tahun 2010. Saat ini, masih tersisa 13 kilometer yang belum bisa tembus dari kawasan Mandeh ke Teluk Kabung.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini telah dilakukan tender untuk 5 kilometer dengan nilai Rp20 miliar untuk pembukaan lahan.  Dalam hal ini ia juga membenarkan kondisi geo­grafis ruas jalan ini berbukit dan berbatuan. Dia mem­perki­rakan, di bulan Mei pekerjaan melanjutkan pembukaan jalan ini bisa dimulai. (h/mg-len)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]