Masyarakat Mulai Tinggalkan Profesi Petani


Ahad, 05 April 2015 - 18:37:48 WIB
Masyarakat Mulai Tinggalkan Profesi Petani

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau Ma-wardi Arsyad, pada tahun 2014 produksi beras di Provinsi Riau hanya sebesar dua ratus ribu ton. Angka ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan produksi tahun 2013 yakni sebesar dua ratus lima puluh ribu ton.

Dijelaskan Mawardi, kebutuhan produksi beras di Riau hampir sembilan ratus ribu ton. Jika dilihat dari angka produksi tahun 2014, Riau masih butuh sekitar tujuh ratus atau enam ratus lima puluh ribu ton lebih setiap tahunnya. Sehingga untuk Pemenuhan  kebutuhan ini diperoleh dari Provinsi lain.

Baca Juga : Nikmati Sajian Unik Kelapa Muda Es Krim, Ditemani Indahnya Suasana Sore di Pantai Padang

“Kita kebutuhan di Riau  hampir 900 ribu ton. Jadi  kita masih butuh 700 ribu ton atau 650 ribu ton lebih dari Provinsi lain. Hal tersebut juga membuat  Riau belum swasembada beras,” Terangnya baru-baru ini.

Kondisi tersebut sangat berisiko jika tidak segera di atasi. sebab saat jumlah petani menurun, disatu sisi kebutuhan masyarakat akan pangan akan terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk.

Mawardi Arsyad mengatakan pihaknya selau mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk me­ning­kat­kan tingkat produktivitas petani seperti melalui penggunaan benih unggul dan pemakaian alat mesin pertanian. Ditambahkannya, jumlah Rumah Tangga Usaha Tani di In­donesia memang mengalami penyu­sutan. Jika dibandingkan pada tahun 2003, jumlahnya  jauh lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2013. (hr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]