Angkot Membandel Akan Kena Sanksi


Senin, 06 April 2015 - 19:24:02 WIB
Angkot Membandel Akan Kena Sanksi

Pemerintah hingga dua bulan ke depan masih menerapkan sanksi tersebut, namun akan ada perubahan penindakan, di mana sebelumnya ada jeda waktu pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan untuk awal bulan ini sidak dilakukan setiap hari.

Baca Juga : Sebanyak 2.500 Pedagang Pasar di Kota Padang Divaksinasi

“Kami akan melakukan penertiban angkot dengan penjadwalan terencana dan kalau perlu setiap hari hingga para sopir-sopir ini jera,” ujarnya.

Ia menyebutkan, akan ada penambahan personil dari pihak Dishub Kominfo untuk menertibkan angkot dan sopir, di mana sebelumnya hanya 30 personil yang turun melakukan penertiban. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Satlantas Polresta dan TNI, setiap melakukan sidak.

Baca Juga : Hari Ini, Pedagang Pasar Raya Melakukan Vaksinasi

“Satlantas Polresta dan TNI akan terus kami libatkan, karena tupoksi mereka adalah menertibkan sopir yang tidak memiliki SIM, termasuk pengandangan armadanya,” jelasnya. Ia menjelaskan, saat ini terhitung dari awal Maret hingga 4 April 2015, sudah ada 16 armada yang dikandangkan Satlantas Polresta dan tidak menutup kemungkinan jumlah armada yang dikandangkan itu akan bertambah.

“Selama belum patuhnya para sopir angkot itu dalam menaikkan dan menurunkan penumpangnya, maka sanksi akan terus diterapkan kepada mereka dan jelasnya akan semakin banyak armada yang kami kandangkan,” katanya lagi. Ia berharap dengan sanksi ini, sopir angkot akan jera dan mau mematuhi aturan yang ada, sehingga pemerintah tidak perlu memberlakukan sanksi keras dengan mencabut izin trayek.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Kamis 04 Maret 2021

Menyikapi lemahnya pemerintah menindak angkot dan sopir yang masih membandel, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra mengatakan, untuk mengatur masyarakat diperlukan keseriusan dari pemerintah menegakkan peraturan sekaligus men­jalankan sanksi.

“Kondisi masyarakat kita, memang harus digiring terus hingga mereka sadar. Kita tahu sendiri tingkat kesadaran dalam berdisiplin mereka masih minim,” katanya. Menurutnya, pemerintah tidak boleh mele­m­pem dalam menegakkan peraturan, di mana komitmen bersama juga harus ditanamkan untuk menjalankan peraturan, demi terciptanya kenyamanan dan ketertiban bersama.

Baca Juga : Ini Tanggapan Hendri Septa soal Siapa Wakil Walikota yang Mendampinginya

Tidak hanya Dishub Kominfo saja yang bergerak, namun pihak penegak seperti Satpol PP, Satlantas Polresta, juga harus diikutkan dalam penegakkan peraturan itu. ”Harus kontinyu dalam melakukan pengawalan, semuanya harus bersinergi tidak boleh saling lempar tanggungjawab, sehingga masyarakat benar-benar patuh dan tertib,” katanya. (h/ade)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]