Irwan Optimis, Hendra Waspada


Senin, 06 April 2015 - 19:40:49 WIB

Irwan mengatakan, untuk pengembangan daerah metropolitan di Sumbar tidak akan dapat terwujud dikarenakan pengembangan industri padat karya di Sumbar tidak di­minati. Akibatnya, banyak perusahaan yang mencoba membuka lapangan usaha di Sumbar dan akhirnya mati.

“Belajar dari pengalaman, industri padat karya tidak cocok untuk daerah Sumbar. Dari karakter orang Sumbar yang tidak mau memakan upah atau dalam artian lain tidak mau bekerja dengan meng­gunakan otot melainkan be­ker­ja dengan otak,”  ujarnya.

Ditambahkannya, arah ke­bijakan ekonomi Sumbar akan lebih diutamakan ke arah re­formasi agraria untuk mewu­judkan kedaulatan pangan melalui pengendalian peman­faatan lahan pertanian, pen­distribusian bibit dan pupuk, peningkatan biaya operasi dan pemeliharaan irigasi dalam upaya peningkatan produk­tifitas pertanian.

Dilanjutkannya, Pemprov tetap konsisten dengan program yang tertera dalam RPJMD untuk dijabarkan d­a­lam APBD. Apalagi garis be­sarnya juga mempedomani program nasional dan yang menjadi prioritas pemerintah pusat. Untuk me­ngim­plimen­tasikannya, wadah Mus­renbang sangat diperlukan dengan meli­batkan kabupaten/kota dan  stakeholder terkait lainnya.

Hal ini dikuatkan Kepala Badan Perencanaan Pem­ba­ngu­nan Daerah (Bappeda) Sumbar, Afriadi Laudin. Ia menjelaskan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sum­bar 2016 bidang ekonomi yai­tu mewujudkan kegiatan per­tanian modern dan agri­bisnis maju dengan pendekatan wila­yah. Selain itu meningkatan per­tumbuhan ekonomi mela­lui peningkatan hasil produksi pertanian dan kelautan.

“Selain itu mewujudkan kegiatan jasa yang mampu bersaing melalui tekhnologi yang maju dan modern, sebagai daerah tujuan wisata nasional dan internasional. serta mewu­jdukan  Sumbar sebagai pusat pertumbuhan dan pintu ger­bang pantai barat Sumatera ba­gian barat,” terang Afriadi Laudin.

Berat

Ketua DPRD Sumbar Hen­dra Irwan Rahim menilai  Ta­hun 2016 pembangunan di Sumbar  akan menghadapi tantangan yang berat.  Pasal­nya,  tahun ini adalah waktu dimana terjadi masa transisi Kepala Daerah dalam pe­me­rintahan Sumbar.

“Gubernur periode seka­rang akan habis pada Agustus mendatang. Sementara guber­nur berikutnya baru akan di­lan­tik pada Mei tahun depan yang tentunya belum me­nyu­sun RPJMD lima tahun beri­kutnya,” kata Hendra.

Untuk ini, konsistensi  pem­bangunan daerah yang akan dilaksanakan secara bertahap, berkesinambungan dan terarah akan cukup sulit diwujudkan, karena sangat ditentukan visi dan misi Kepala Daerah terpilih.

Tidak hanya itu, tambah Hendra, tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)  yang akan segera dimulai pada akhir tahun sekarang juga menuntut daya saing yang tinggi dari SDM dan Ketahanan Eko­nomi, serta menuntut peren­canaan yang matang.

Ia juga menyinggung tanta­ngan lain yang dihadapi Sum­bar dalam program pem­ba­ngunan tahun depan adalah berkaitan dengan UU Desa dan PP tentang alokasi dana Desa. Sumbar saat ini masih mencari format yang tepat untuk mensiasati sistim pe­merintahan terendah yang diamanatkan UU dan PP ter­se­but. Hal ini agar alokasi dana Desa seperti amanat UU dan PP dapat mengalir ke Sumbar lebih besar lagi.

Sementera itu Dirjen Keua­ngan Daerah, Reydonnyzar Moenek mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri),  Tjahjo Kumolo mengatakan, untuk mencapai sasaran pem­bangunan nasional tahun 2016 dalam rangka mewujudkan Nawa Cita Jokowi – JK perlu dilakukan penajaman pen­capaian sasaran terhadap bebe­rapa program dan kegiatan pembangunan daerah.

Dikatakan Doni, salah satu sasaran program kegiatan dan kegiatan pembangunan daerah untuk terwujudnya kedaulatan pangan, agar diarahkan men­dukung kegiatan kegiatan re­for­masi agrarian untuk pe­ngen­dalian pemanfaatan lahan per­tanian, penditribusian pu­puk dan bibit, peningkatan biaya operasi dan pemelihraan irigasi dalam upaya pe­ning­katan pro­duktifitas pertanian dana nilai tambah petani untuk hi­dup layak dan lebih se­jah­tera.

Dirjen Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bapenas), Leonard VH Tam­pubolon mengatakan, sasaran pembangunan unggulan pe­merintah pusat tentang kedau­latan pangan yaitu dengan peningkatan ketersediaan pa­ngan melalui penguatan kapa­sitas produksi, penyelesaian pengamanan lahan ber­ke­lan­jutan dan perluasan sawah baru 1 juta ha dan jaringan irigasi.

Selain itu kata Leonard, revitalisasi penyuluhan dan sistem perbenihan 1.000 desa berdaulat benih dan 1.000 desa pertanian organik,  bank untuk pertanian, UKM dan Koperasi,  produk perikanan 40 juta ton.

Dilanjutrkan dengan, pe­ningkatan aksesibilitas masya­rakat terhadap pangan, pem­bangunan gudang dengan fa­sili­tas pasca panen, pengen­dalian impor melalui pem­berantasan mafia impor. pe­nguatan ca­dangan pangan dan stabilisasi harga pangan. pe­ngem­bangan sistem logistik ikan.

“Kita berharap arah pem­bangunan Sumbar terutama bidang ekonomi akan sejalan dengan arahan pusat untuk mencapai kedaulatan pangan yang dicita-citakan,” terang­nya. (h/mg-isr/mg-len)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 02 September 2016 - 03:21:28 WIB

    Kompetisi Nasional Wisata Halal 2016, Irwan Prayitno: Ambo Vote, Sanak?

    Kompetisi Nasional Wisata Halal 2016, Irwan Prayitno: Ambo Vote, Sanak? PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk memberikan dukungan (vote) Sumbar sebagai destinasi wisata halal terbaik dan destinasi kuliner terbaik, dalam Kompetisi Nasional Wisat.
  • Selasa, 19 April 2016 - 03:32:14 WIB

    Hendra Irwan Rahim: Sumbar Butuh Konsultan Pariwisata

    Hendra Irwan Rahim: Sumbar Butuh Konsultan Pariwisata PADANG, HALUAN — Jika Pemprov Sumbar ingin me­musatkan perhatian kepada bidang pariwisata, maka yang paling utama harus dibenahi yaitu Sumber Daya Manusia (SDM)-nya. Pem­benahan SDM ini bisa dila­ku­kan de­ngan meman­.
  • Sabtu, 02 April 2016 - 04:30:45 WIB

    Irwan Prayitno: Semoga Pak Hasan Cepat Sembuh

    Irwan Prayitno: Semoga Pak Hasan Cepat Sembuh PADANG, HALUAN — Gu­bernur Sumatera Barat Irwan Payitno, Jumat (1/4) pagi membezuk mantan Gubernur Sumbar Hasan Basri Durin yang sedang menjalani pera­watan di ICU Rumah Sakit Medistra Jakarta..
  • Selasa, 08 Maret 2016 - 03:49:12 WIB

    Yusirwan Yusuf Dirut Baru RSUP Dr.M.Djamil

    Yusirwan Yusuf Dirut Baru RSUP Dr.M.Djamil PADANG, HALUAN – Kementerian Kese­ha­tan (Kemkes) RI akhirnya menunjuk Dr. dr. H. Yusirwan Yusuf, Sp.B.Sp.BA(K) sebagai Direktur Utama (Dirut) definitif Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil Padang, Senin (7/3). Yusir.
  • Senin, 15 Februari 2016 - 03:10:09 WIB

    Irwan Prayitno Diminta Tuntaskan Pembangunan Masjid Raya Sumbar

    PADANG, HALUAN — Man­t­an Penjabat (Pj) Gu­ber­nur Sumbar, Rey­don­nyzar Moenek meminta gu­ber­nur definitif untuk sec­e­patnya menuntaskan pem­bangunan Masjid Raya Sum­bar. Karena, rencananya Presiden Joko Wid.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM