Djamari Chaniago Jadi Komut PT Semen Padang


Senin, 06 April 2015 - 19:44:46 WIB
Djamari Chaniago Jadi Komut PT Semen Padang

RUPST PT Semen Padang juga menetapkan anggota ko­mi­saris lainnya, masing-ma­sing Ir.Suharto, MM (Direktur PT Semen Indonesia (Per­sero), Tbk ), Dr. Eddy R Rasyid, MCom(Hons), Akt (anggota komite audit PT Semen Padang), dan Ir.Basril Basyar, MM yang telah dipercaya menjadi anggota Ko­misaris sejak 17 Juni 2011. Basril yang juga Ketua PWI Sumbar itu masih menja­bat Komisaris sampai akhir masa jabatannya, hingga RUPST 2016.

Baca Juga : H-6 Lebaran, Pantai Purus Padang Sepi Pengunjung

Anggota komisaris sebelumnya, Dr.Ir.Imam Hidayat, MM dan Dr. H.Shofwan Karim Elha, MA ber­akhir masa jabatannya, karena telah men­jabat komisaris sejak 5 Oktober 2005.

Dirut PT Semen Padang Benny Wendry atas nama keluarga besar Semen Padang mengu­capkan sela­mat atas penetapan Dewan Komi­saris yang baru. “Kehadiran Dewan Komi­saris yang baru diharap­kan menjadi spirit baru bagi jajaran Direksi dan karyawan dalam penca­paian kinerja perusahaan,” kata Benny.

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

Dia juga menyampaikan teri­makasih kepada jajaran Komisaris sebelumnya atas pengabdian dan dedikasinya yang tinggi, sehingga PT Semen Padang bisa sukses seperti saatini.”Pencapaian perusahaan saat ini juga tidak terlepas dari peran komisaris sebelumnya,” ucap Benny.

Setujui Laporan Tahunan

Sementara itu, RUPST PT Se­men Padang juga menyetujui La­poran Tahunan Perusahaan dan Laporan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Tahun Buku 2014.

Direktur Utama PT Semen Pa­dang, Ir. Benny Wendry, MM me­ngu­capkan puji dan syukur keha­dirat Allah SWT, berkat rahmad hidayah dan karunia-Nya Laporan Tahunan Perusahaan Tahun Buku 2014 dapat diterima dan disetujui oleh pemegang saham.

”Kita bersyukur, laporan tahu­nan perusahaan, tahun buku 2014 dapat diterima dan disetujui oleh pemegang saham. Hal ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, termasuk stakeholders,” ujar Benny.

Menurut Benny, secara umum, kinerja  perusahaan terus mengalami peningkatan. Kapasitas produksi Semen Padang menjadi 6,671 juta ton, atau meningkat 0,89 persen dibanding tahun 2013 sebesar 6,612 juta ton. Volume penjualan 7,202 juta ton, turun 1,7 persen diban­dingkan dengan tahun 2013 sebesar 7,303 ton. Penurunan volume pen­jualan itu tidak berpengaruh terha­dap peningkatan pendapatan peru­sahaan pada tahun buku 2014, karena pendapatan perusahaan justru mengalami kenaikan 2,52 persen dibanding tahun buku 2013.

“Kami memahami, sangat tidak mudah mempertahankan dan bah­kan meningkatkan capaian tersebut di masa-masa mendatang. Tantangan dan risiko yang dihadapi akan lebih komplek, mengingat persaingan industri semen di Indonesia yang semakin ketat. Tidak hanya persai­ngan saja, sekarang ini semua peru­sahaan semen terus meningkatkan kapasitas produksi dan penjua­lannya, selain itu juga dengan ha­dirnya pelaku baru dalam industri semen berlatar belakang perusahaan semen global,” tutur Benny.

Namun demikian, menurut Benny, PT Semen Padang tetap berusaha menangkap peluang untuk bisa tumbuh dan berkembang serta berkelanjutan di masa mendatang. Pertumbuhan eko­nomi Indonesia yang senantiasa positif, ditandai meningkatnya jumlah ma­syarakat kelas menengah, serta masih ren­dahnya penggunaan semen, dija­dikan ind­ikator dan faktor yang dapat mendorong pertambahan per­min­taan dan penyerapan pasar semen di Indo­nesia, sehingga pasar semen tetap menjanjikan.

“Menghadapi hal ini, PT Semen Padang telah melakukan langkah strategis, berupa memperbanyak pabrik pengemasan (packing plant), yang saat ini berjumlah 6 buah. Dan pada tahun 2014 ada dua pabrik pengemasan tambahan, yang mende­kati penyelesaian, yakni di Kota Dumai dan Kota Lampung,” tam­bahnya. (rel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]