Guna Memutus Rantai Peredaran Narkoba


Selasa, 07 April 2015 - 19:26:17 WIB
Guna Memutus Rantai Peredaran Narkoba

“Sebelumnya kita hanya memberangus pengedar tanpa memikirkan pecandu. Bu­k­tinya meski ereka telah di bui tapi tetap juga bisa meng­konsumsi narkoba, akibatnya permintaan akan barang ini terus meningkat. Jadi, seka­rang kita tetap membasmi pengedarnya tetapi juga mela­kukan rehabilitasi untuk me­mutus siklusnya,”  ujar Ar­nowo.  Dari data BNNP Sum­bar terdapat sekitar 65 ribu pecandu. Namun, yang mela­kukan pelaporan di Daftar Institusi Penerima Wajib La­por ( IPWL) sekitar 1.100 pecandu. Diperkirakan masih banyak lagi pecandu yang be­lum melapor.

Baca Juga : Pembangunan Sea Wall di Padang Telan Anggaran Rp19,1 Miliar

“Dari target pusat untuk kita bisa merehabilitasi sekitar 1.500 pecandu untuk tahun ini. namun, karena keterbatasan IPWL dan juga Sumber Daya Manusia (SDM) ini belum berjalan maksimal,”  ujarnya.

Dilanjutkan Arnowo, de­ngan melakukan pelatihan untuk 25 dokter dari RDUS di Sum­bar ini diharapkan akan dapat memberikan bantuan atau ases­ment kepada pemakai narkoba yang berada di daerah yang belum bisa menyentuh IPWL.

Baca Juga : Ragam Tradisi Jelang Ramadan, Begini Tanggapan Cadiak Pandai di Padang

“IPWL baru ada di ibukota kabupaten/kota. Dengan ha­dirnya RSUD sebagai mitra BNNP akan dapat lebih ma­simla lagi dalam mengurangi pecandu di Sumbar,”  pa­parnya. Sementara itu Kepala Sek­si (Kasi) Rehabilitasi milik BNN, Dr. Yosi Eka Putri me­nam­bahkan, pelatihan yang diberiakn kepada 25 dokter ini berupa cara penanganan awal bagi pecandu apakah itu be­rupa bantuan pertama, pem­berian bimbingan konseling dasar dan bantuan kepada keluarga.

“Kita tentu berharap nan­tinya dokter yang kita latih ini benar-benar bekerja. Kare­na ini sejalan dengan semangat pemerintah pusat untuk me­nyelamatkan anak bangsa dari bahaya narkoba.

Baca Juga : Jelang Puasa, Masyarakat Padang Mulai Laksanakan Ziarah Kubur

25 dokter ini nantinya kata Yosi, akan langsung berada di bawah koordinasi Kemente­rian Kesehatan. Ser­tifikat yang nantinya diberikan juga akan dari Kemenkes. 25 Dokter ini berasal dari RSU Pariaman, RSUD dr Rasidin Padang, RSUD Adnan WD Payaku­m­buh, RSUD Solok, RSU Sa­wah­lunto, dan RSU Padang Panjang. (h/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]