Ombudsman: Potensi Kecurangan UN Masih Besar


Selasa, 07 April 2015 - 19:29:09 WIB
Ombudsman: Potensi Kecurangan UN Masih Besar

“Jenis kecurangan yang mungkin terjadi itu seperti kebocoran soal, pembiaran peserta untuk mencontek oleh pengawas satuan pendidikan, pengawas membantu peserta dalam menjawab soal, men­ye­barkan atau membacakan kun­ci jawaban kepada peserta ujian, mengganti dan mengisi Lembar Jawaban Ujian Na­sional (LJUN) dan lain se­bagainya,” ucap Yunafri.

Baca Juga : Sepekan Puasa, Harga Cabai Rawit Bergerak Turun di Padang

Ia melanjutkan, berkaca pada pelaksanaan UN tahun sebelumnya, kualitas dan in­te­gritas UN justru dapat di­ten­tukan berdasarkan pengawas ujian yang bertugas di ruang ujian tersebut.

“Tahun lalu lemahnya pe­lak­sanaan di situ, terlalu ba­nyak pembiaran sehingga pe­serta bisa dengan bebasnya membawa dan melihat con­te­kan dalam kelas,” lanjutnya yang juga mengaku telah mela­kukan rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan.

Baca Juga : Penertiban Balap Liar di Padang, Seorang Personel Polisi Ditabrak

Asisten Ombudsman Sum­bar Bidang Pencegahan Adel Wahidi ikut menambahkan, selain pengawasan, Ombud­sman Sumbar juga membuka posko pengaduan untuk mela­porkan sega bentuk ke­jang­galan yang ditemukan saat pelaksanaan UN, lokasi posko tersebut nantinya di Kantor Ombudsman Sumbar.

“Nanti laporan bisa kami terima di kantor atau bisa juga lewat pesan singkat ke nomor handphone 081374227866,” jelas Adel. Adel ikut me­ne­gas­kan, kesuksesan dan penga­wasan dalam UN bukan hanya men­jadi tanggung jawab Om­bud­­sman dan Disdik saja, me­lain­­kan tanggung jawab se­luruh elemen masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan UN, termasuk orangtua siswa. (h/rel/mg-isq)

Baca Juga : Batang Arau Disiapkan untuk Berlabuhnya KRI Dewa Ruci pada Festival Jalur Rempah dan Pelayaran Muhibah Budaya Tahun 2021

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]