Gunung Sarik Belum Tuntaskan Imunisasi Difteri


Selasa, 07 April 2015 - 19:30:41 WIB
Gunung Sarik Belum Tuntaskan Imunisasi Difteri

Data PKL tersebut men­ya­takan, sebanyak 54 persen balita belum melakukan imu­nisasi. Namun, setelah didekati dan diberi penyuluhan, jumlah balita yang mendapatkan imu­nisasi meningkat menjadi 72 persen, artinya tersisa 28 per­sen lagi yang belum mendapat imunisasi.

Baca Juga : Realisasi PAD Bapenda Kota Padang Capai Rp98 Miliar pada Triwulan I

“Dari temuan di lapangan ini, kami menyimpulkan bah­wa minimnya kesadaran ma­sya­rakat dan stakeholder ter­kait dalam memberikan pe­ma­ha­man terhadap difteri,” kata perwakilan mahasiswa PKL Akper Kesdam I/BB Padang Tri Subagio saat men­yam­pai­kan persentasinya dihadapan ma­sya­rakat dan Camat Kuranji.

Untuk mengatasi minim­nya kesadaran ini, mahasiswa PKL telah melakukan so­siali­sai kepada msyarakat hingga ke -4 SD yang ada di Kecamatan Kuranji. PKL mahasiswa ini berlangsung dari 16 Maret-8 April 2015 ini.

Baca Juga : Danau Cimpago Padang Dipenuhi Sampah Kiriman

Sementara itu, Camat Ku­ranji Salisma yang datang langsung pada penutupan PKL Akper Kesdam 1/BB di SD N 29 Gunung Sarik, Selasa (7/4) kaget mendengar temuan itu.

Ini merupakan tamparan sekaligus tantangan baginya untuk lebih menggiatkan ka­der kesehatan di daerah ter­sebut. Mengingat, masyarakat Gu­nung Sarik belum se­pe­nuh­nya mem­buka diri dan men­ya­dari pen­ting­nya kesehatan bagi balita, keluarga serta masyarakat.

“Ya, laporan tadi memang mengejutkan saya. Inilah tugas kader kita ke depannya,” jelasnya.

Salisma menargetkan imu­nisasi difteri tahap awal ini akan diselesaikan pada bulan April, karena imunisasi difteri saat ini sudah masuk pada tahap kedua. Sebelumnya, pihaknya bersama kader pos­yan­du yang ada di kelurahan dan kecamatan sudah turun langsung untuk melakukan imunisasi difteri setelah Pa­dang menyatakan KLB pada penyakit ini.

“Padahal, sebelumnya ka­mi sudah melakukan pe­nin­jau­an lapangan untuk imunisasi difteri beberapa waktu lalu,” terang Salisma.

Ia menambahkan, setelah laporan ini pihaknya bersama dengan Puskesmas akan me­nuntaskan imunisasi pada Ap­ril ini. Karena imunisasi tahap dua pada beberapa kecamatan sudah selesai di lakukan

Sementara itu, Direktur Akper Kesdam CKM (K) Yul Afni S menjelaskan kegiatan rutin ini sangat membantu masyarakat ketika penyuluhan dilakukan di tengah-tengah masyarakat. Terbukti, sam­butan hangat di masyarakat terhadap mahasiswa yang PKL terbukti sukses.

“Dengan temuan itu ter­bukti keberadaan kami me­mang di­sambut baik oleh ma­sya­rakat. Balita yang belum imunisasi difteri, kita beri imunisasi.  Ini jelas mem­butuhkan kerjasama dengan masyarakat setempat,” tandasnya.

Kegiatan rutin pada se­mester lima mahasiswa Akper Kesdam I/BB ini memang memilih lokasi-lokasi yang membutuhkan sentuhan se­perti Gunung Sarik. Sebanyak 58 mahasiswa yang PKL disana telah menemukan pem­belajar­an baru. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]