Pedagang Muaro Lasak Membandel


Rabu, 08 April 2015 - 19:22:21 WIB
Pedagang Muaro Lasak Membandel

“Kalau bongkar pasang susah untuk mendirikan lagi. Makanya pondok saya diting­gal saja di lapak ini,” ujar Ita, salah seorang  PKL di Pantai Muaro Lasak, Rabu (8/4).

Baca Juga : H-6 Lebaran, Pantai Purus Padang Sepi Pengunjung

Temuan walikota ketika sidak ke lokasi wisata tersebut selain lapak PKL yang tidak beraturan, tumpukan sampah juga ditemui. Saat ini sampah yang dibuang ke pantai tersebut juga masih ada seperti sampah makanan oleh PKL yang ada di lokasi tersebut.

PKL  mengaku, mereka pada awalnya, hanya ikut-ikutan untuk mendirikan ba­ngu­nan, begitu juga dengan menyediakan kursi untuk du­duk pengunjung.

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

“Memang pada awalnya dilarang mendirikan bangunan semi permanen dan meng­hambat pemandangan ke pan­tai. Tapi, liat teman da­gangan­nya laris manis, makanya saya ikut-ikutan,” kata Si ABG, warga Purus Padang.

Nini PKL Muaro Lasak juga meniru pedagang yang lainnya. Dia sudah tujuh bulan mendirikan bangunan semi permanen di pantai andalan Kota Padang tersebut.

“Saya juga baru jualan di pantai Muaro Lasak,” tan­das­nya. Kini, hampir seluruh PKL menyediakan kursi santai yang bisa digunakan untuk tempat duduk penggunjung.Tidak ha­nya itu saja, PKL penjual lang­kitang, pensi dan makanan ringan membuang sampah di tepi pantai begitu saja. Sehingga pantai dipenuhi oleh sampah langkitang yang dibuang.

Sementara itu, Kepala Di­nas Kebudayaan dan Pari­wisata Kota Padang  Dian Fakhri belum bisa berbuat banyak untuk menertibkan bangunan liar tersebut, se­lama Lapau Panjang Cimpago be­lum siap. Namun, kalau un­tuk PKL yang akan me­n­yedia­kan tenda ceper Satpol PP selalu mengawasi setiap malam.

“Hasil sidak Pak Wali tetap kami terima. Namun, untuk menertibkan pedagang kami akui memang ke­walahan. Mereka membandel meskipun sudah dilarang  mendirikan bangunan di sana,” urai Dian Fakhri.

“Kita harus selesaikan dulu satu persatu.  Selesaikan dulu LPC, baru yang lain ditata,” tambah Dian. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]