Yani: Mereka Cemaskan Ketersediaan Air Bersih


Rabu, 08 April 2015 - 19:29:31 WIB
Yani: Mereka Cemaskan Ketersediaan Air Bersih

“Kita berusaha mengontak ketua perhimpunan mahasiswa Sumbar di Yaman, Alwi. Ia mengkonfirmasi bahwa jum­lah mahasiswa Sumbar yang masih tertahan di asrama ber­jumlah 28 orang yang berbe­da dari data sebelumnya hanya 26 orang. Namun, tambahan dua lainnya ini belum dikirim Alwi nama dan alamatnya,” jelas M Yani kepada Haluan kemarin.

Baca Juga : Dukung Kemajuan Olahraga, Pemko Padang Bakal Bangun Stadion Sepak Bola Bertaraf Internasional

Berdasarkan informasi Al­wi kata M Yani, pihak Ke­dutaan Besar Republik In­donesia (KBRI) untuk Yaman telah mencoba untuk me­laku­kan evakuasi. Hanya saja itu urung dilakukan karena per­tempuran terjadi di pelabuhan tempat dimana rencana eva­kua­si dilakukan, sehingga mahaiswa ter­paksa kembali ke asrama.

“Kita terus melakukan kontak dengan mahasiswa di sana untuk mengkonfirmsi keadaan mereka. Dari keterangan mahasiswa di sana mereka berada di tempat yang aman dan semuanya dalam keadaan sehat. Hanya saja yang menjadi kecemasan ketersediaan air bersih karena listrik mati sehingga air tidak mengalir ke asrama,” terang M Yani.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah Bagi 150 PNS

Selain itu, ungkap M Yani, di Aden, Yaman sudah masuk musim kemarau. Sementara untuk cadangan makanan masih tersedia hingga beberapa minggu ke depan.

“Mereka memang meminta un­tuk dievakuasi dari Yaman, namun tidak untuk pulang ke Indonesia. Mereka ingin dievakuasi ke negara terdekat di Yaman, karena mereka takut mata kuliah yang telah mereka ambil tidak berlaku lagi ketika mereka kembali. Selain itu, persolan biaya juga menjadi faktor para mahasiswa ini tidak ingin dievakuasi pulang kampung,” papar M Yani.

Baca Juga : Jelang Ramadan 1442 H, ACT Lakukan Gerakan Kebaikan Tanpa Batas

Sebelumnya, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, sampai saat ini Pemprov terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat terkait dengan keberadaan mahasiswa asal Sumbar yang ada di Yaman.

“Kita terus berkoordinasi untuk mengetahui berapa banyak maha­siswa maupun perantau asal Sumbar yang berada di sana (Yaman,-Red),” ujar Irwan.

Baca Juga : Pasar Murah di Padang, Banyak Diskon yang Ditawarkan

Sementera itu, Kepala Bidang (Kabid) Kerjasama Rantau, Fahyu Yeretti mengatakan, telah ada 8 keluarga yang mengkonfirmasi kepada pihaknya terakait dengan kondisi anak mereka di Yaman. Kebanyakan dari mereka meng­inginkan agar evakuasi dari Yaman bisa dilakukan secepatnya.

“Sampai saat ini kita terus me­ma­fasilitasi kalau ada anggota keluarga yang ingin mengkonfirmasi terkait dengan kondisi pelajar yang ada di Yaman. Kalau ada silahkan kontak saja hubungi ke nomor handpohone 082174492017,” tu­tup­nya. (h/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]