Cagub Sumbar Dipukul di Senayan


Rabu, 08 April 2015 - 19:37:49 WIB
Cagub Sumbar Dipukul di Senayan

Pelipis kiri Mulyadi ber­darah akibat perkelahiran de­ngan  Mustofa Assegaf dengan politisi PPP itu. Mulyadi dira­wat oleh tim dokter dan sampai dengan pukul 19.15 WIB, Rabu (8/4). Ia masih berada di ruang sekretariat Komisi VII DPR, Senayan, Jakarta, de­ngan penga­wa­lan ketat dari pengamanan dalam (pam­dal) DPR dan polisi.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Mulyadi yang dihu­bungi Haluan belum bisa berkomentar. “Nanti saya hu­bungi kembali karena masih ada ra­pat,” ka­ta Wakil Ketua Ko­misi VII DPR RI itu. Na­mun, hing­ga berita ini dirilis, Mulyadi tak kunjung menghubungi.

Insiden ini terjadi ketika proses tanya jawab antara anggota Komisi VII dengan Menteri ESDM Sudirman Said. Secara tiba-tiba ter­dengar suara perempuan menjerit, ternyata ada anggota dewan sedang adu fisik dengan saling tarik pakaian.

Baca Juga : Perkuat Infrastruktur Digitalisasi Partai, Anis Matta Resmikan Gelora Media Centre

Informasi yang di­lan­sir dari detik.com, peristiwa adu jotos itu akan diman­faatkan anak-anak se­bayanya. Anggota dewan se­babnya hanya karena keduanya saling sindir. Menurut salah seorang anggota Komisi VII DPR yang enggan disebutkan namanya, awal­nya rapat berlangsung adem ayem sampai kemudian Mustofa Assegaf menyampaikan pertanyaan kepada Menteri ESDM Sudirman Said.

“Ingat lebih dari 10 menit,” kata Mulyadi mengingatkan agar Mustofa tak panjang lebar dalam bertanya.

Mustofa pun melanjutkan kem­bali pertanyaannya. Namun ke­mudian dia kesal juga karena terus diingatkan Mulyadi, keduanya pun terlibat saling sindir. Mustofa pun mendekati meja Mulyadi dan kemu­dian terlibat tarik-tarikan dan terli­bat adu jotos dengan Mulyadi.

Kemudian terdengar suara pe­rem­puan menjerit, ternyata ada anggota dewan yang kaget ada dua anggota dewan itu yang adu fisik dan saling tarik pakaian. Bahkan ter­dengar sebuah kursi jatuh ke lantai. Kondisi ini membuat rapat terhenti sejenak.

Menteri ESDM Sudirman Said yang sedang menjawab pertanyaan DPR akhirnya menghentikan pem­bicaraan. Terlihat beberapa anggota DPR berlari menghampiri kedua orang tersebut dan membawa me­reka ke luar ruangan.

Tak lama polisi, pengamanan dalam DPR, dan beberapa anggota DPR lain melerai. Mereka kemu­dian dipisahkan. Mulyadi luka berdarah di pelipis kiri dan kaca­matanya pecah. Dia kemudian dira­wat tim dokter. Sementara Mustofa Assegaf tak terlihat.

Kini polisi dan pamdal DPR masih berjaga, sementara Mulyadi masih berada di ruang Sekretariat Komisi VII DPR.

Dr Darmadi, dari Klinik Da­miyanti and Associate yang meme­riksa Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Mulyadi menyatakan, Mulyadi mengalami luka di alis dan bagian mata kiri yang diduga akibat puku­lan dari anggota Komisi VII DPR RI, Mustofa Assegaf.

“Ya, Mulyadi yang luka. Di bagian Alis dan mata kiri yang luka,” kata Darmadi usai memeriksa Mul­yadi.

Ia menyebutkan, Polisi sudah meminta agar dilakukan visum terhadap Mulyadi.

“Sudah ada permintan visum dari Polisi. Berapa lama hasil visum, kita belum tahu,” katanya menam­bah­kan.

Lapor ke Polisi  dan BK

Sekretaris Fraksi Partai De­mo­krat Didik Mukriyanto mem­bantah bahwa telah terjadi perkelahian antara Anggota Fraksi Demokrat Mulyadi dengan Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Mustofa Assegaff. Menurut dia, yang terjadi adalah penganiayaan yang dilakukan oleh Mustofa terhadap Muljadi.

“Saya sudah minta konfirmasi ke Pak Mulyadi. Ada pemukulan terha­dap beliau oleh anggota Fraksi PPP Mustofa,” kata Didik saat dihu­bungi, Rabu (8/4/2015).

“Tiba-tiba bogem melayang ke Pak Mul,” lanjut Didik.

Didik mengaku sudah meminta Mulyadi untuk mengambil tindakan hukum yang diperlukan ke kepo­lisian. Langkah ke Mahkamah Ke­hormatan Dewan juga akan dila­kukan. “Kami memandang ini sebuah penganiayaan, masuk delik tindak pidana,” ucapnya.

Namun, laporan ke MKD itu tidak dilakukan hari ini. Ren­cana­nya, malam ini Mulyadi akan mela­kukan visum.

“Teman-teman MKD saat ini sudah pulang. Mungkin besok. Hari ini visum dulu,” ucapnya. (h/dtc/ant/kcm/mat)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]