Nasib Golkar dan PPP Masih Belum Jelas


Kamis, 09 April 2015 - 18:44:15 WIB
Nasib Golkar dan PPP Masih Belum Jelas

Pernyataannya tersebut sekaligus membantah pem­beritaan media massa yang menyatakan bahwa kubu Par­tai Golkar yang berhak ikut adalah kubu Aburizal Bakrie dan PPP yang berhak ikut Pilkada adalah kubu Surya­dhar­ma Ali. “Saya tidak per­nah mengatakan itu, bahwa yang berhak adalah ini-itu,” bantah Husni.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Secara terpisah, Wakil Sekjen DPP PPP hasil Muk­tamar Sura­bya, Amri M Ali menyatakan, pernyataan Ketua KPU seusai rapat konsultasi dengan Komisi II DPR banyak disalahartikan. KPU saat itu hanya menyebut bahwa peserta pilkada adalah parpol peserta pemilu 2014, dan tak menyebut perihal kepengurusan.

“PPP sebagai peserta pe­milu 2014 berhak ikut pilkada. Mengenai siapa yang sah, maka kembalikan kepada UU,” kata Amri.

Baca Juga : Perkuat Infrastruktur Digitalisasi Partai, Anis Matta Resmikan Gelora Media Centre

Namun Amri mengklaim bahwa DPP PPP hasil Muk­tamar Surabaya lah yang ber­hak ikut Pilkada 2015. Da­lilnya adalah UU No 30/2014 tentang Administrasi Pe­me­rintahan pasal 2 ayat 7 huruf (l) yang berbunyi, ‘pejabat pemerintah wajib menjalankan putusan pengadilan yang me­miliki kekuatan hukum tetap’.

“ Artinya, keputusan PT­UN tanggal 25 Februari 2015 tidak wajib dipatuhi karena masih dalam proses hukum banding. “Selama SK Men­kumham belum dicabut dan belum ada putusan inckrach, maka DPP PPP hasil Muk­tamar Surabaya tetap sah,” tegas Amri yang membidangi Pemenangan Pemilu Wilayah Sumbagut itu. (h/sam)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]