Aksi Bersih 10 Menit, Tak Berjalan Sukses


Jumat, 10 April 2015 - 19:32:01 WIB
Aksi Bersih 10 Menit, Tak Berjalan Sukses

Sementara ketika Haluan berkunjung ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Padang, bebe­rapa pihak malah menyebut aksi bersih-bersih selama 10 menit di kantornya belum diikuti oleh seluruh isi kantor. Alasannya, karena petugas kebersihan di kantor sudah ada.

Baca Juga : Nomenklatur Baru, Hendri Septa Kukuhkan dan Lantik 180 Pejabat Eselon II, III dan IV

“Kalau Goro rutin ada juga, tapi kalau aksi bersih setiap 10 menit setiap hari sebelum jam kantor tidak ada kayaknya. Lagipula kadang pegawai itu banyak yang terlambat,” urai Anwar, satpam di di SKPD tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Padang, Afrizal Khai­dir  aksi bersih selama 10 menit yang dicanangkan itu, untuk membiasakan setiap kantor hidup bersih.

Baca Juga : Maksimalkan Hasil Panen, Pemko Padang Serahkan 11 Unit Mesin Perontok Padi dari Kementan

“Kebersihan sangat terkait dengan perilaku dan budaya. Jadi budaya itu yang perlu kita ajak kembali,” katanya.

Menurutnya, selama ini memang terjadi sedikit pemu­daran budaya bersih pada mas­ya­rakat Padang. Ia menje­laskan, salah satu penyebabnya karena adanya krisis, gempa dan lain-lain. Untuk itu, ia berkomitmen untuk meleng­kapi sarana dan prasarana kebersihan dan memaksi­mal­kan petugas yang ada.

Baca Juga : Hadiri Wirid di Perumda AM Padang, Hendri Septa Ajak Tingkatkan Kepedulian

“Kemudian kami juga akan sosialisasi kepada masyarakat tentang upaya Padang Bersih ini,” ujar Afrizal.

Langkah tersebut, menu­rutnya sejalan dengan program Wali Kota Padang untuk men­cip­takan Kota Padang yang bersih. Selain itu, sudah ada Perda Sampah yang mendu­kung  landasan menuju Padang  Bersih tersebut. Apalagi, lan­jutnya, Perda tersebut sudah mulai diberlakukan per 1 Januari 2015.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

“Kalau untuk kantor dan lingkungan masing-masing, memang harus digerakkan mulai dari atasan,” tutur Afrizal.

Ia menjelaskan, jika Kota Padang bersih, keuntungan lain yang didapat yaitu kesehatan yang selalu terjamin. Masyarakat, lanjutnya, bisa menghemat biaya untuk kesehatan.  “Kalau kota ini kotor, orang akan mikir datang ke sini, kan gak mau sakit kita ke sini,” kata Afrizal. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]