Padang Ramah Disabilitas Ditargetkan Terwujud 2016


Jumat, 10 April 2015 - 19:32:35 WIB
Padang Ramah Disabilitas Ditargetkan Terwujud 2016

“Permindo nantinya akan jadi kawasan jalan penyandang disabilitas. Tetapi, tahun ini kawasan itu belum bisa maksimal beroperasi karena banyak proses yang harus kita lalui. Mulai dari pengaspalan, pengerukan, serta lampu jalan,” urai Fadelan kepada Haluan, Jumat (10/4). Untuk kawasan Permindo yang jaraknya tidak terlalu panjang, pihak Dinas PU Padang optimis pengerjaannya tidak akan memakan waktu lama. Apalagi, PU punya target untuk cepat menuntaskan kawasan ramah disabilitas itu. Fadelan juga berharap kepada pemilik toko, PDAM, serta Telkom agar bisa diajak bekerjasama dalam mengembangkan kawasan ramah disabilitas itu.

Baca Juga : Hendri Septa Dengarkan Pandangan Fraksi DPRD Tentang LKPJ Wali Kota Padang Tahun 2020

Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Padang Icun Sulhadi sangat berharap Pemko segera membangun trotoar bagi penyandang disabilitas di kawasan Permindo.

“Harapan kami ada jalan yang khusus diperuntukkan bagi kami di kawasan ini,” katanya.

Baca Juga : Hendri Septa Buka Sosialisasi LHKASN Tahun 2021

Sebelumnya, Wakil Walikota Padang Emzalmi menjelaskan melakukan peninjauan kawasan Permindo. Di kawasan itu, katanya, akan dipasang granit serta guiding block dengan disain jalur untuk para pengguna kursi roda dan tongkat. “

“Di sepanjang jalan Permindo ini akan dibangun trotoar dan riol ramah lingkungan dan berstandar disabilitas,” kata Emzalmi.

Baca Juga : Aktifitas Balimau di Padang Dibubarkan Polisi

Selain itu, ke depannya Pemko Padang juga akan mempercantik kawasan Permindo. Permindo akan dijadikan Padang Squarenya Kota Padang, sebagai pusat perdagangan yang cukup representatif dan dikunjungi masyarakat. “Belakangan ini kawasan Permindo terkesan tak teratur dan semrawut. Kita akan kembalikan fungsinya menjadi kawasan yang cukup representatif yang kita namakan Padang Square,” kata Wawako.

Langkah awal, seluruh ruas jalan Permindo akan dibenahi dan disterilkan dari pedagang. Pedagang tidak diperbolehkan berjualan dari pukul 06.00 hingga 15.00 WiB. Kemudian dilakukan pembenahan saluran riol trotoar di kiri dan kanan jalan.

Baca Juga : Akibat Covid-19, Jumlah Pengunjung Museum Adityawarman Padang Hanya 17 Ribu Per Tahun

“Bagi PKL, kita berharap mereka hanya dapat berdagang dari pukul tiga sore hingga tengah malam dengan dibuatkan tendanya,” sebut Emzalmi.

Para pedagang yang berjualan dari sore hingga malam itu akan dibuatkan tenda. Tenda masing-masing pedagang akan seragam dengan bentuk yang lebih estetika dan menarik.

Pohon pelindung yang berada di sepanjang sisi jalan Permindo akan dipotong dan akar pohon yang merusak trotoar dan jalan akan dibersihkan.

“Pohon yang sudah tua akan ditata ulang karena berbahaya bagi pengunjung dan masyarakat. Kita lihat sekarang tidak indah lagi malah berbahaya bagi pengguna jalan, apalagi jika angin kencang. Dengan itu nantinya lingkungan juga akan indah,” tambah Emzalmi. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]